Home Berita Olah Raga Elanga Sedih, Lupa Swedia Sudah Lolos ke 32 Besar

Elanga Sedih, Lupa Swedia Sudah Lolos ke 32 Besar

Sumbawanews.com,- Jakarta – Saat peluit panjang berbunyi usai laga imbang 1-1 antara Swedia dan Jepang di Grup F Piala Dunia 2026, Anthony Elanga sempat terlihat murung. Di tengah kerumunan rekan-rekannya yang bersorak, winger berusia 23 tahun itu menunduk, seolah meyakini timnya gagal melangkah ke babak selanjutnya. Padahal, hasil itu justru mengamankan posisi Swedia sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, dan secara resmi lolos ke 32 besar.

Gol yang dicetak Elanga di menit ke-62—membalas gol Daizen Maeda di menit ke-56—sebenarnya adalah kunci kemenangan psikologis bagi tim asuhan Graham Potter. Namun, di tengah hiruk-pikuk pertandingan dan tekanan untuk menang mutlak, ia lupa bahwa hasil seri sudah cukup. “Saya berteriak pada rekan-rekan untuk terus maju. Saya tidak tahu bagaimana hasil akhirnya,” ujar Elanga dalam wawancara dengan BBC. “Saya sampai kram, tapi tidak mau menyerah. Baru setelah saya lihat papan skor dan dengar sorakan, saya sadar: kami lolos. Saya langsung senang.”

Reaksi Elanga yang nyaris dramatis itu langsung menjadi bahan tawa di ruang ganti. Pelatih Graham Potter, yang sebelum laga sudah menjelaskan skenario kualifikasi dengan jelas, hanya bisa menggeleng. “Saya sudah bilang berkali-kali: imbang saja sudah cukup. Tapi Elanga? Dia terlalu fokus pada gol, sampai lupa pada poin,” tertawa Potter. Bek Victor Lindelof pun menimpali, “Pasti dia sengaja tidak dengar arahan, biar ada drama di akhir.”

Fakta di lapangan tak terbantahkan: Swedia finis di posisi ketiga Grup F dengan empat poin, unggul atas Tunisia yang tersingkir dengan nol poin. Dengan hasil ini, mereka bergabung dengan Jepang, Belanda, dan 16 tim lain yang sudah pasti melaju. Elanga, yang kini telah mencetak dua gol dalam turnamen ini, menjadi salah satu pahlawan tak disengaja—bukan karena kehebatannya di depan gawang, tapi karena kepolosan emosinya di luar lapangan.

Kini, dengan lolosnya Swedia, Elanga dan timnya akan menghadapi Brasil di babak 32 besar—laga yang diharapkan jadi ujian sekaligus peluang untuk membuktikan bahwa tim Skandinavia ini bukan sekadar penampilan menarik di fase grup. Sementara itu, kejadian lucu itu pun langsung menjadi viral di media sosial, dengan tagar #ElangaLupaLolos menjadi tren di seluruh dunia.

Tak ada yang salah dengan kepolosan. Terkadang, dalam dunia sepak bola yang penuh tekanan, justru ketulusan emosi seorang pemain yang membuat pertandingan tetap manusiawi.

Previous articlePersib Berpisah dengan Pelatih Fisik Kunci di Balik Tiga Gelar Juara
Next articleFormula 1 2026: Balapan Sengit di Red Bull Ring Tampil di VISION+