Sumbawanews.com,- Pembalap Italia Francesco Bagnaia resmi mengikat kontrak empat tahun dengan tim Aprilia di ajang MotoGP, mulai musim 2027 hingga 2030. Keputusan ini mengukuhkan komitmen pabrikan asal Italia itu untuk membangun tim balapnya menjadi kekuatan utama di kelas premier, sekaligus menjamin keberlanjutan karier Bagnaia di balap motor dunia setelah masa kontraknya dengan Ducati berakhir.
Bagnaia, yang kini membalap untuk Ducati Factory Racing dan baru saja meraih gelar juara dunia MotoGP 2022, akan tetap bertahan di tim tersebut hingga akhir musim 2026. Kesepakatan dengan Aprilia diumumkan secara resmi pada 15 Agustus 2023, setelah berbulan-bulan menjadi bahan spekulasi di kalangan penggemar balap motor. Aprilia mengonfirmasi bahwa Bagnaia akan menjadi tulang punggung timnya dalam upaya merebut kembali dominasi di kelas MotoGP, menggantikan posisi yang selama ini dikuasai oleh Ducati dan Yamaha.
Dalam pernyataan resminya, Aprilia menyebut Bagnaia sebagai salah satu pembalap paling konsisten dan berpotensi tinggi di generasi saat ini. “Francesco memiliki visi, kecepatan, dan mental juara yang selaras dengan ambisi Aprilia. Ia bukan sekadar pembalap — ia adalah simbol perubahan,” ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Sementara itu, Bagnaia mengatakan bahwa keputusan ini bukanlah pindah karena kekecewaan, melainkan langkah strategis untuk membangun warisan baru. “Saya sangat menghargai Ducati, tapi Aprilia menawarkan proyek yang menantang dan jelas arahnya. Saya ingin menjadi bagian dari sejarah baru, bukan sekadar melanjutkan yang sudah ada.”
Kontrak empat tahun ini juga menjadi salah satu yang terpanjang dalam sejarah MotoGP modern, menunjukkan kepercayaan tinggi Aprilia terhadap kemampuan Bagnaia untuk membawa timnya meraih gelar juara dunia dalam waktu dekat. Dengan dukungan teknologi terkini dan investasi besar-besaran dari pabrikan, Aprilia berencana membangun ulang mesin dan sasis motornya secara menyeluruh menjelang musim 2027, dengan Bagnaia sebagai ujung tombak pengembangan.
Pergeseran ini akan menciptakan dinamika baru di grid MotoGP. Bagnaia, yang kini dikenal sebagai pembalap paling agresif di tikungan, akan berhadapan langsung dengan rekan-rekannya di Ducati, termasuk Maverick Viñales dan Jack Miller, yang tetap bertahan hingga 2026. Sementara itu, Aprilia akan menggantikan posisi Bagnaia di tim pabrikan dengan pembalap muda berbakat yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Dengan keputusan ini, MotoGP 2027 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling menarik dalam dekade terakhir — bukan hanya karena persaingan di lintasan, tapi juga karena peralihan kekuasaan di balik layar.















