Home Berita Olah Raga Apriyani dan Rian Ardianto Resmi Jadi Pelatih Ganda Campuran PBSI

Apriyani dan Rian Ardianto Resmi Jadi Pelatih Ganda Campuran PBSI

Sumbawanews.com,- Setelah mengakhiri karier sebagai atlet profesional, Apriyani Rahayu dan Rian Ardianto resmi berganti peran di dalam tubuh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Keduanya ditunjuk sebagai pelatih ganda campuran, menggantikan posisi yang ditinggalkan setelah sejumlah pasangan top memutuskan pensiun atau berpindah ke luar negeri. Keputusan ini diumumkan langsung oleh pengurus PBSI pada awal Agustus 2023, tepat setelah Apriyani dan Rian menyelesaikan tugas terakhir mereka di ajang Kejuaraan Dunia BWF di Copenhagen.

Keduanya, yang pernah menjadi pasangan ganda campuran andalan Indonesia dan meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, kini bertugas membina generasi muda yang akan menggantikan estafet kejayaan. Apriyani, yang sebelumnya dikenal dengan ketajaman smash dan kecerdasan taktis di lapangan, kini fokus mengasah kemampuan teknis dan mental para atlet muda. Sementara Rian, dengan kekuatan netting dan kontrol permainan yang konsisten, mengambil peran dalam mengembangkan strategi permainan jangka panjang.

PBSI menilai pengalaman langsung mereka sebagai atlet elite menjadi aset tak ternilai dalam proses pembinaan. Keduanya tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga membawa semangat juang dan pengalaman menghadapi tekanan di panggung internasional—hal yang sulit ditiru oleh pelatih murni tanpa latar belakang bertanding di level tertinggi.

Kedua pelatih baru ini mulai menjalani tugas resmi sejak 1 Agustus 2023, dengan fokus utama pada pasangan-pasangan muda yang sedang dipersiapkan untuk Olimpiade Paris 2024 dan kejuaraan dunia tahun depan. Mereka bekerja di pusat pelatihan nasional di Jakarta, berkolaborasi erat dengan pelatih kepala ganda campuran, Herry Iman Pierngadi, dan tim teknis lainnya.

Meski tak lagi memegang raket sebagai atlet, Apriyani dan Rian mengaku lebih bangga kini bisa menjadi bagian dari proses mencetak juara baru. “Kami ingin memastikan bahwa generasi berikutnya tidak hanya kuat secara teknis, tapi juga punya jiwa petarung seperti yang kami rasakan dulu,” ujar Apriyani dalam sesi perkenalan dengan media PBSI.

Rian menambahkan, “Kami tahu tanggung jawabnya berat. Tapi kami siap. Ini bukan akhir karier, tapi babak baru yang lebih besar.”

Previous articleNusuk Travel Luncurkan Paket Akomodasi Strategis Jelang Musim Haji dan Umrah
Next articleDua Nelayan Indonesia Hilang Setelah Kapal Tabrak Tanker LPG di Laut Korea