Sumbawanews.com,- Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengungkapkan niatnya untuk mengembangkan potensi maksimal Kylian Mbappe, bukan sekadar memanfaatkan bakat alaminya. Kembali menangani Los Blancos mulai musim depan setelah menandatangani kontrak dua tahun, Mourinho menegaskan bahwa ia ingin mengenal pemain Prancis itu secara mendalam sebelum menentukan pendekatan teknis dan mental yang tepat.
“Saya belum melihatnya langsung di lapangan. Yang saya tahu sejauh ini hanya dari tayangan TV dan laporan media,” ujar Mourinho dalam wawancara eksklusif dengan AS. “Tapi satu hal yang pasti: dia adalah pemain fenomenal. Dan saya akan berusaha membuatnya jauh lebih baik—bukan hanya sebagai pencetak gol, tapi sebagai pemain yang utuh.”
Mourinho, yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang tajam dan sering kontroversial, kali ini menampilkan nada yang lebih reflektif dan penuh penghormatan. Ia menekankan bahwa misinya di Real Madrid bukan untuk mengkritik, melainkan untuk mendengar, memahami, dan membangun. “Saya di sini untuk membantu—pemain, tim, klub. Bukan untuk berbicara, tapi untuk menyatukan,” katanya.
Mbappe, yang baru saja menyelesaikan musim 2025/2026 bersama Real Madrid setelah pindah dari Paris Saint-Germain, menjadi salah satu pilar utama dalam rencana jangka panjang klub. Meski telah menunjukkan kecepatan, teknik, dan ketajaman yang luar biasa, Mourinho percaya ada ruang besar untuk pertumbuhan—terutama dalam hal keputusan di ruang sempit, konsistensi pertahanan, dan kepemimpinan di lapangan.
Pernyataan Mourinho ini mendapat respons positif dari sejumlah mantan pemain Madrid, termasuk Gareth Bale yang menyatakan keyakinannya bahwa pelatih asal Portugal itu mampu “mengubah kehebatan menjadi keunggulan abadi.” Di sisi lain, figur seperti Iker Casillas dan Alvaro Arbeloa tetap skeptis, mengingat gaya manajemen Mourinho yang pernah memicu ketegangan di masa lalu.
Namun, bagi Mbappe—yang secara terbuka menyukai postingan media soal kedatangan Mourinho—kemungkinan besar ini adalah tantangan yang ia sambut. Dengan dukungan manajemen klub yang kuat dan visi pelatih yang jelas, musim depan bisa jadi titik balik bagi sang bintang untuk menjadi versi paling lengkap dari dirinya sendiri.
Mourinho sendiri menegaskan: “Bukan soal mengubah siapa dia. Tapi membantunya menjadi apa yang seharusnya ia jadi—bukan hanya pemain terbaik dunia, tapi legenda yang tak tergantikan.”















