Home Serba Serbi Tekno ASIA TERKAIT, AMERIKA BLOKIR AI CLAUDE MYTHOS

ASIA TERKAIT, AMERIKA BLOKIR AI CLAUDE MYTHOS

Sumbawanews.com,- Pemerintah AS menghentikan akses seluruh warga asing terhadap model AI paling canggih Anthropic, Claude Mythos dan Fable 5, menyusul kekhawatiran keamanan nasional terkait keterkaitan perusahaan telekomunikasi Korea Selatan, SK Telecom, dengan Tiongkok. Keputusan ini diambil setelah laporan bahwa SK Telecom—yang pernah berinvestasi $100 juta di Anthropic—mendapat akses awal ke model tersebut melalui program Project Glasswing, sementara peneliti Amazon menemukan celah keamanan yang memungkinkan pelanggaran terhadap pengamanan Fable 5.

Meski Anthropic memandang dua isu ini terpisah—akses oleh SK Telecom dan temuan kerentanan oleh Amazon—pemerintah AS menyimpulkan bahwa risiko yang terkombinasi terlalu besar untuk diabaikan. Dalam surat resmi yang dikirim ke Anthropic, pemerintah tidak secara eksplisit menyebut SK Telecom atau Tiongkok, tetapi menuntut pembatasan akses hanya untuk warga negara AS. Menyadari kesulitan teknis dan privasi dalam membatasi akses berdasarkan kewarganegaraan, Anthropic memilih menonaktifkan seluruh akses global, termasuk bagi imigran yang tinggal di AS.

SK Telecom, operator seluler terbesar di Korea Selatan, memang memiliki hubungan bisnis panjang dengan Tiongkok. Pada 2004, perusahaan ini membentuk joint venture dengan China Unicom, operator telekomunikasi milik negara Tiongkok, bernama UNISK. Pada 2006, SK Telecom menginvestasikan $1 miliar dalam obligasi konversibel China Unicom, yang kemudian berubah menjadi saham sebesar 6,6 persen. Meski saham itu dijual kembali pada 2009 senilai $1,3 miliar, SK Telecom tetap mempertahankan kepemilikan kecil dalam UNISK, yang hingga kini bernilai sekitar $17 juta menurut laporan tahunan 2025.

Meskipun pendapatan SK Telecom dari Tiongkok pada 2024 hanya sekitar $1,9 juta dan hanya memiliki tujuh karyawan di sana, hubungan historisnya dengan perusahaan milik negara Tiongkok menjadi sorotan utama pemerintah AS. Pada 2021, pemerintah Trump telah membatasi investasi AS di China Unicom karena dianggap terkait dengan sektor militer dan intelijen Tiongkok. Pada April 2026, Komisi Komunikasi Federal AS bahkan mengusulkan melarang perusahaan telekomunikasi AS berinterkoneksi dengan China Unicom, sebuah langkah yang oleh China Unicom diperingatkan bisa mengganggu komunikasi global.

Anthropic sendiri membantah bahwa model Mythos yang sangat canggih dalam mendeteksi kerentanan perangkat lunak pernah disalahgunakan oleh SK Telecom. Namun, kepercayaan pemerintah AS terhadap kemampuan Anthropic mengamankan teknologi intinya telah runtuh. Setelah beberapa hari negosiasi intensif, kedua belah pihak masih belum mencapai kesepakatan untuk mengaktifkan kembali model tersebut. Anthropic menolak berkomentar, sementara Gedung Putih dan SK Telecom juga belum memberikan tanggapan resmi.

SK Telecom membantah klaim bahwa perusahaannya memiliki keterkaitan dengan Tiongkok, menyebut laporan media asing sebagai “pernyataan anonim tanpa dasar fakta yang terverifikasi.” Namun, dalam konteks geopolitik yang semakin tegang, bahkan hubungan bisnis masa lalu yang sudah berakhir pun bisa menjadi bahan pertimbangan keamanan nasional—terutama ketika teknologi AI berada di garis depan persaingan global.

Previous articleMessi, Usia Bukan Penghalang
Next articleAS Tolak Israel Akses Draf Kesepakatan dengan Iran
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.