Home Berita Nasional Gibran Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Presiden Prabowo

Gibran Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Presiden Prabowo

Sumbawanews.com,- Jakarta – Usai menerima audiensi perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka di Istana Wakil Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan menyampaikan seluruh tuntutan dan keluh kesah yang disampaikan para pelajar kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu menjadi langkah strategis dalam saluran komunikasi antara generasi muda dan puncak kepemimpinan nasional.

Sebelum bertemu Gibran, puluhan mahasiswa melakukan aksi damai di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan sejumlah isu nasional, mulai dari kenaikan harga BBM, reformasi pendidikan tinggi, hingga kebutuhan transparansi kebijakan pemerintah di tingkat daerah. Setelah berjalan kaki sejauh beberapa kilometer dari lokasi aksi, mereka diterima secara resmi di ruang audiensi Wapres tanpa insiden.

Koordinator aksi dari Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, mengatakan Gibran mendengarkan setiap aspirasi dengan penuh perhatian. “Wapres tidak hanya mencatat, tapi juga menjanjikan audit menyeluruh terhadap semua poin yang disampaikan. Dia berkomitmen menyampaikan ini langsung ke Presiden sebagai bagian dari mekanisme responsif pemerintah,” ujar Abdimaludin usai pertemuan.

Menurutnya, pertemuan ini bukan sekadar simbolis. Mahasiswa menyampaikan tuntutan secara konstitusional, bukan lewat orasi di jalanan, melainkan melalui dialog struktural. “Ini adalah bentuk partisipasi politik yang dewasa. Mereka tidak hanya protes, tapi juga menawarkan solusi — dan Wapres mengakui itu,” tambahnya.

Beberapa isu kunci yang disorot antara lain: penurunan tarif listrik untuk kampus, pemulihan anggaran riset, serta peninjauan ulang kebijakan beasiswa yang dinilai tidak merata. Di sisi lain, mahasiswa juga meminta kejelasan terkait rencana reformasi tata kelola pendidikan tinggi yang selama ini terkesan stagnan.

Gibran, yang sejak awal menjabat sebagai Wakil Presiden dikenal dekat dengan generasi muda, tampak mengambil peran aktif sebagai jembatan antara aspirasi akademik dan keputusan tertinggi negara. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa mengabaikan suara generasi yang menjadi tulang punggung masa depan bangsa.

“Kami tidak datang hanya untuk mengeluh. Kami datang karena percaya bahwa pemerintah mendengar,” ujar salah seorang perwakilan mahasiswa dari Universitas Terbuka, yang meminta namanya tidak disebut. “Dan hari ini, kami merasa didengar.”

Sementara itu, sumber di Sekretariat Wakil Presiden mengonfirmasi bahwa Gibran akan menyusun laporan tertulis yang mencakup seluruh poin aspirasi, termasuk rekomendasi teknis dari para mahasiswa, dan menyerahkannya langsung kepada Presiden Prabowo dalam waktu dekat. Proses ini diharapkan menjadi model baru dalam tata kelola dialog publik — yang tidak dimulai dari kantor pemerintah, tapi dari jalan, dari kampus, dan dari hati generasi muda.

Dengan langkah ini, Gibran memperkuat posisinya bukan hanya sebagai wakil presiden, tapi sebagai mediator kebijakan yang menghubungkan ruang publik dengan ruang kekuasaan. Dan bagi mahasiswa, ini bukan sekadar kemenangan sementara — tapi awal dari sebuah perubahan yang sistemik.

Previous articleTito Dorong Perluasan Bedah Rumah Lewat APBD DKI
Next articleRatusan Warga Ciputat Pawai Obor Sambut 1 Muharram
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.