Home Berita Nasional Kurir Vape Etomidate Dibekuk di Jakbar, 30 Kartrid Disita

Kurir Vape Etomidate Dibekuk di Jakbar, 30 Kartrid Disita

Sumbawanews.com,- Jakarta – Polisi membongkar jaringan peredaran vape narkoba di Jakarta Barat dengan menangkap seorang kurir berinisial MS (29) dan menyita 30 cartridge berisi etomidate, narkotika golongan II yang kini marak disalahgunakan kalangan muda.

Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di kawasan Kamal, Cengkareng. Tim Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya langsung menggelar penyelidikan dan memantau gerak-gerik tersangka. Saat MS mengendarai sepeda motor di depan Sedayu Square, petugas menghentikannya dan melakukan pemeriksaan mendadak.

Dari sebuah tote bag merah yang dibawanya, polisi menemukan 30 cartridge vape berisi cairan etomidate—zat yang seharusnya hanya digunakan sebagai anestesi medis, tetapi justru dimanfaatkan sebagai pengganti sabu atau ganja dalam bentuk vape. Selain barang bukti, petugas juga mengamankan sepeda motor dan satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk koordinasi jaringan.

“Ini bukan kasus tunggal. Dalam beberapa bulan terakhir, kami terus menemukan pola serupa: vape menjadi medium baru penyebaran narkoba, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda,” ujar AKP Yeni Yuningsih, Panit Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pemberantasan narkoba. “Informasi sekecil apa pun dari warga, terutama tentang kegiatan mencurigakan di lingkungan sekitar, sangat berharga. Jangan ragu melapor ke Call Center 110—polisi siap 24 jam.”

Etomidate sendiri kini menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Kesehatan. Zat ini tidak hanya berpotensi menyebabkan ketergantungan, tetapi juga bisa mengganggu sistem pernapasan, menurunkan tekanan darah secara drastis, dan berisiko fatal jika dikonsumsi berulang kali.

MS kini ditahan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengusutan jaringan di balik peredaran barang bukti tersebut. Polisi belum menutup kemungkinan adanya lebih banyak pelaku dan lokasi penyimpanan lain yang masih dalam penyelidikan.

Kasus ini menjadi peringatan keras: vape bukan lagi sekadar tren gaya hidup. Di tangan yang salah, ia berubah menjadi alat penyebab kehancuran—dengan kemasan yang menarik, harga terjangkau, dan dampak yang mematikan.

Previous articlePrabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Strategis di Paris
Next articlePSG Hadapi Arsenal di Final Liga Champions
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.