Sumbawanews.com,- Washington – Presiden AS Donald Trump menyerukan negara-negara Teluk untuk menandatangani Perjanjian Abraham sebagai bagian dari normalisasi hubungan dengan Israel. Seruan ini muncul bersamaan dengan upaya AS mencapai kesepakatan damai dengan Iran.
Trump menyatakan permintaannya kepada Arab Saudi, Bahrain, UEA, Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, dan Yordania melalui akun Truth Social. Ia menegaskan langkah ini sebagai “imbalan” atas upaya AS menyelesaikan konflik di Timur Tengah.
Perjanjian Abraham yang digagas Trump pada 2020 telah diikuti UEA, Bahrain, Maroko, Sudan, dan Kazakhstan. Trump mengklaim negara-negara ini menuai manfaat ekonomi signifikan meski kawasan masih dilanda konflik.
Sebagian besar negara Arab sebelumnya menolak normalisasi dengan Israel tanpa penyelesaian masalah Palestina berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab 2002. Kesepakatan kontroversial ini ditukar dengan bantuan ekonomi dan militer AS kepada negara penandatangan.















