Home Berita Wabup Jelaskan Soal Kelangkaan Gas

Wabup Jelaskan Soal Kelangkaan Gas

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Al-Hakim, Kelurahan Bugis, Sumbawa Besar. Acara ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pagi ini, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan beberapa pesan penting yang tidak hanya berfokus pada keteladanan agama, tetapi juga pada isu-isu sosial-ekonomi yang relevan bagi masyarakat Kab. Sumbawa.

Wabup menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi harus dijadikan momentum bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Beliau mengajak agar kita selalu mencontohkan perjalanan Nabi Muhammad SAW untuk diterapkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Keteladanan ini diharapkan menjadi panduan moral dan etika bagi warga.

Wabup juga menyoroti permasalahan sosial terkini terkait kelangkaan dan harga jual gas LPG yang meresahkan masyarakat. Pembentukan Satgas dan Peran Pengawasan Masyarakat Pemerintah Daerah telah mengambil langkah sigap dengan membentuk Satgas khusus untuk menangani kelangkaan gas LPG. Tujuan utama Satgas ini adalah mengontrol harga gas agar tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, sebagai upaya lain untuk menunjang kesejahteraan masyarakat, Pemda Sumbawa terus mendorong kegiatan ekonomi kerakyatan. Wabup menyebutkan bahwa program seperti “Car Free Night” dan “Car Free Day” merupakan salah satu kegiatan unggulan yang bertujuan untuk menunjang kesejahteraan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Inisiatif ini adalah salah satu usaha nyata Pemda untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan daerah secara keseluruhan. (Using)

Previous articleWabup Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Jaga Kebersihan
Next articleBupati Optimis Target Swasembada Pangan Tercapai
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.