Tendangan Kungfu di Laga Piala Soeratin U-17 Bikin Pemain Dilarikan ke RS

    Terkini24.com,- Sebuah aksi kekerasan berupa tendangan kungfu terjadi dalam laga Piala Soeratin U-17 antara BJL 2000 dan Safin Pati Sports School di Lapangan Gelora Bung Karno, Pati, pada Senin, 27 Juli 2026. Tendangan itu mengenai pemain BJL 2000 bernama Rama Jangkar, yang langsung dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami patah tulang. Aksi tersebut terekam kamera dan viral di media sosial, memicu reaksi keras dari panitia dan manajemen klub.

    Wasit segera memberikan kartu merah kepada pelaku yang berlari dari luar lapangan untuk melakukan serangan. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 sempat terhenti akibat kejadian ini. Safin Pati Sports School kemudian mengeluarkan pernyataan resmi meminta maaf kepada korban, tim BJL 2000, dan PSSI. Manajemen menyatakan tidak akan mentolerir kekerasan dalam sepak bola dan memberikan sanksi disiplin berat dengan mengembalikan pemain tersebut kepada orang tuanya.

    Selain itu, klub berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan Rama Jangkar hingga pulih sepenuhnya. Kejadian ini pun dijadikan bahan evaluasi untuk mencegah ulangan serupa di masa mendatang. Video insiden tersebut kini menjadi sorotan nasional, memicu diskusi tentang disiplin dan etika dalam sepak bola pemuda.

    Previous articleIndonesia All Stars Siap Uji Nyali Aston Villa di GBK
    Next articleJordan Henderson Resmi Tinggalkan Brentford, Siap Gabung Chelsea