Terkini24.com,- Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengakui para pemain asing di timnya belum membentuk chemistry yang optimal, menyusul laga imbang 2-2 melawan Port FC dalam Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia menilai minimnya waktu latihan bersama menjadi kendala utama dalam membangun sinergi antar pemain, terutama antara legiun asing dan pemain lokal. Namun, Shin menekankan bahwa pertandingan justru menjadi media terbaik untuk memperkuat kekompakan tim, bukan hanya sesi latihan. Ia mengapresiasi upaya para pemain yang tetap berjuang meski tertinggal dua gol di babak pertama, hingga akhirnya mampu menyamakan skor berkat perubahan taktis yang diterapkan saat jeda.
Shin menambahkan, proses adaptasi pemain asing memang tidak bisa instan, tetapi ia melihat perkembangan positif dari sikap dan kerja keras para pemain selama turnamen pramusim ini. Ia menilai perubahan posisi dan pergerakan yang diberikan saat istirahat babak pertama berhasil dijalankan dengan baik di babak kedua, yang memicu kebangkitan Persija. Meski hasil imbang itu belum menjamin lolos ke semifinal, Persija masih punya peluang jika menang atas PSMS Medan di laga terakhir grup, sekaligus mengandalkan hasil pertandingan lain yang mendukung.
Shin tetap optimistis bahwa kekompakan tim akan terbentuk seiring berjalannya pertandingan, dan ia percaya bahwa pengalaman lapangan akan jauh lebih efektif daripada latihan teoretis dalam membangun hubungan antar pemain.















