Sana’a, sumbawanews.com – Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Yahya Sare’e, Rabu (26/03) mengumumkan, Sebagai pembalasan atas agresi Amerika terhadap Yaman, dan menghadapi eskalasi dengan eskalasi, maka Rudal, UAV, dan angkatan laut melakukan operasi militer gabungan selama beberapa jam terakhir.
Baca Juga: Zulfiqar dan Palestine-2 Yaman Serang Ben Gurion
“menargetkan kapal perang musuh di Laut Merah, dipimpin oleh kapal induk AS Truman, tempat agresi terhadap negara kita diluncurkan,” kata dia.
Diungkapkan, Konfrontasi dan bentrokan berlanjut selama beberapa jam, dan angkatan bersenjata. “hingga saat pernyataan ini dibuat, terus secara efektif menghadapi agresi dan secara bertanggung jawab menangani berbagai perkembangan dan insiden di wilayah operasi,” jelasnya.
Sebelumnya, Angkatan Udara Yaman sebelumnya menargetkan sasaran militer Israel di wilayah pendudukan Yafa dengan sejumlah drone. “Operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya,” jelasnya.
Ia menegaskan, Angkatan Bersenjata Yaman Terus menghadapi agresi Amerika dan menghadapi eskalasi dengan eskalasi. Dan Terus mencegah navigasi Israel di zona operasi yang diumumkan sebelumnya dan terus melakukan operasi melawan musuh Israel berhenti sampai agresi dan blokade di Jalur Gaza dicabut.
Serta Menyerukan kepada seluruh rakyat bebas di Yaman untuk mengambil tindakan menghentikan genosida terhadap rakyat kita di Jalur Gaza. (Using)