Teheran, sumbawanews.com – Menlu Iran, Seyyed Abbas Araghchi, Senin (31/03) mengatakan, Rakyat Yaman adalah pahlawan dan dengan gigih mempertahankan tujuannya. Amerika menginvasi Yaman karena melihat Sana’a menang dan melawan.
Baca Juga: Terima Surat Presiden AS, Araghchi: Kami Tidak Akan Biarkan Siapapun Bicara dengan Bahasa Ancaman
“Proses agresi terhadap Yaman akan gagal. Selama 10 tahun, mereka terus berupaya menghancurkan bangsa Yaman. Namun mereka tidak gagal,” kata dia.
Menurutnya, Merupakan fakta yang pasti bahwa rakyat Yaman tidak dapat dikalahkan dengan serangan dan agresi. Klaim bahwa serangan terhadap Yaman merupakan awal dari invasi ke wilayah Iran bukanlah hal baru dan kita telah mendengar banyak ancaman serupa.
“Teheran tidak akan pernah terkena ancaman dan kami tidak akan membiarkan siapa pun berbicara kepada kami dengan kekerasan. Musuh akan menyesali ancaman tersebut,” ujar dia. (Using)