Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Minggu (25/10) . Kegiatan tersebut diikuti puluhan anggota PWI se-Pulau Sumbawa antara lain Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu dan Kota Bima.
Bidang Organisasi PWI Pusat, H. Djoko Tetuko, dalam sambutannya mengatakan, saat ini banyak wartawan dan media siber yang tidak terdata. Fenomena tersebut bahkan membuat Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) kualahan.
Baca Juga: Sambut PWI Pusat dan NTB, Wabup Sumbawa Ajak Perkuat Sinergi
Menurutnya, dari hasil evaluasi pada 2025, sekitar 35 ribu wartawan yang telah bersertifikasi kompeten. Dan 21 ribu diantaranya dari PWI.
Diungkapkan, secara nasional, dan banyak agenda serta kegiatan baik dari tingkat desa hingga kepala dinas yang dihadiri oleh orang per orang yang mengaku wartawan namun tidak menghasilkan karya jurnalistik. “Tidak mengerti tulis menulis. Ini Wartawan CNN alias cuma nanya-nanya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori mengapresiasi kegiatan OKK yang dilakukan oleh PWI Sumbawa. Dan berharap dapat Membawa manfaat khususnya dalam penguatan profesi wartawan dalam melakukan meliput.
Ia mengakui, peran wartawan dan sinergi dengan pemerintah daerah untuk mensukseskan pembangunan dan program unggulan, serta melayani rakyat. “Penting dan perlu sinergi antara pemerintah dan wartawan,” jelasnya.
Ia berharap, wartawan tetap mampu menyuguhkan berita berkualitas dalam menjaga NKRI. Meskipun saat ini tugas dan tantangan wartawan cukup berat dan kompleks.
Ketua PWI NTB, Ikliluddin juga mengapresiasi OKK se-pulau sumbawa oleh PWI Sumbawa. Sebab kegiatan tersebut membutuhkan energinya besar untuk kelancaran pelaksanaanya.
“Terima kasih kepada nara sumber yang telah menyampaikan materi baik dari PWI pusat mauun PWI NTB,” katanya.
Ia menegaskan, OKK bukan formalitas, tapi komitmen untuk meningkatkan profesionalisme wartawan khususnya dI NTB. Sehingga OKK penting untuk digelar dan diikuti wartawan.
Diungkapkan, tantangan dunia jurnalistik profesional saat ini sangat komplek, termasuk dari perilaku pembaca maupun faktor lain. Misalnya penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap pemberitaan karena beralih ke media sosial.
“Ini menjadi tantangan kita,” ujar dia. (Using)














