Sana’a, sumbawanews.com – Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Yahya Sare’e, Kamis (27/03) menyatakan,untuk mendukung perjuangan perlawanan Palestina, pasukan rudal Yaman menargetkan Bandara Ben Gurion di wilayah pendudukan Yafa dengan rudal balistik “Dhu al-Fiqar”, dan target militer di selatan Yaffa yang diduduki dengan rudal balistik hipersonik Palestina 2.
Baca Juga: Yaman Serang Kelompok USS Harry S Truman dari Udara dan Laut
“Operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya,” jelasnya.
Ditambahkan, Sebagai pembalasan atas agresi AS yang sedang berlangsung terhadap Yaman, maka rudal, UAV, dan angkatan laut melakukan operasi militer gabungan yang menargetkan kapal perang musuh di Laut Merah, dipimpin oleh kapal induk AS Truman. Serangan dilakukan dengan sejumlah rudal balistik dan jelajah serta drone.
Dijelaskan, hasil dari operasi konfrontasi dan serangan balik selama beberapa hari terakhir ini antara lain gagalnya upaya musuh untuk memajukan kapal perangnya menuju wilayah selatan Laut Merah. Dan gagalnya segala upayanya untuk memperluas agresinya terhadap Yaman melalui serangan dan penembakan dari laut.
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan, agresi Amerika hanya akan meningkatkan ketabahan dan ketahanan rakyat Yaman. Dan bahwa konfrontasi selama beberapa hari terakhir hanyalah permulaan dari perluasan operasi pertahanan secara bertahap dalam beberapa hari mendatang.
“Musuh akan menyaksikan lebih banyak lagi kekuatan, ketahanan, tekad, dan keyakinan rakyat Yaman,” ucap dia.
Dikatakan, Yaman akan terus mencegah navigasi Israel di Laut Merah dan Laut Arab. Danakan terus mendukung dan mendampingi rakyat kami yang tertindas di Gaza sampai agresi terhadap Gaza berhenti dan pengepungan dicabut. (Using)