Gaza, sumbawanews.com – Rasmi Abu Issa, Kepala hubungan arab Jihad Islam, Rabu (14/08) menegaskan, Hamas bernegosiasi atas nama perlawanan Palestina. Dan posisinya disetujui oleh semua.
Baca Juga: Mengenal Suksesor Ismail Haniyeh, Mantan Tahanan Israel
“Keputusan perlawanan sudah bulat dan kami tidak akan melakukan negosiasi yang memungkinkan Netanyahu mengulur waktu untuk dirinya sendiri,” kata dia.
Ditegaskan, Perlawanan adalah pihak yang paling ingin menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina. Dan dunia tahu siapa yang menghalangi negosiasi dan di mana masalahnya.
Dikatakan, perlawanan tidak punya pilihan selain melawan sikap keras kepala Zionis. “Kami yakin bahwa respons dari poros perlawanan akan datang dan negosiasi ini (hanya alasan) untuk mengulur waktu (bagi Israel),” ujar dia. (Using)