Home Berita ORANG SUMBAWA PEMALAS KATA PENULIS ASING RATUSAN TAHUN LALU

ORANG SUMBAWA PEMALAS KATA PENULIS ASING RATUSAN TAHUN LALU

Jakarta, Sumbawanews.com.  Orang Sumbawa itu pemalas, dan bukan pekerja keras, seperti  orang Bima.  Demikian C.H. Steijns seorang komandan militer dan pejabat pemerintah kolonial Hindia Belanda yang bertugas di Kerajaan Bima 1837-1838.

Hal tersebut terungkap dalam bedah buku dengan tema: “Menyusuri Sejarah Menghidupkan Ingatan. Merancang Masa Depan” diprakarsai Ikatan Keluarga Sumbawa  (IKASUM JAYA) bekerjasama DPN HKTI di Gedung arsip  HTI lantai 1 komplek kementerian Pertanian Jakarta (Sabtu 7/11).

Dua buku yang dibedah masing-masing; Kerajaan Tambora Karya Putra Adi Soerjo dan Nurdin Ranggabrani dan Pulau Sumbawa dan Penduduknya Tahun 1907 terjemahan dari catatan Johan Ernest Jasper.

Kendatipun pendapat tersebut dianggap tidak adil oleh Heinrch Zonglinger (1818 – 1859) seorang penjelajah dan ahli botani, dan naturalis asal Swiss. Menurutnya kendati pun orang Sumbawa pemalas dan bukan pekerja keras seperti orang Bima, namun katanya sifat mereka kini (waktu itu) semakin tenang dan patuh dan sungguh-sungguh dalam mengelola pertanian.

Dalam BAB lain menggambarkan bagaimana orang Sumbawa tidak bisa menghormati personal seseorang tanpa alasan yang rasional. Itu pula yang dialami poleh Zongliner Ketika beberapa hari tiba di Sumbawa tak ada satu pun utusan raja yang menyambutnya. Tidak seperti di Bima dan daerah lain yang disambut dengan upacara penghormatan dan dentuman Meriam.

Cuplikan-cuplikan dialog dan penggambaran suasana membuat buku ini menjadi enak dibaca. Seolah mengajak kita kembali kepada masa lalu. Bahasa yang mudah dicerna dan diskripsi yang sangat apik, seolah kita berada dalam suasana yang digambarkan.

Apakah benar, sifat yang digambarkan oleh orang asing masa lalu ? tentu orang Sumbawa sendiri yang merasakan. Referensi semacam ini bagi investor tentu penting untuk memahami karasteristik orang Sumbawa.

Di antara peserta bedah buku yang hadir nampak Senior Menejer Eksternal Relation PT Aman Mineral Nusa Ahmad Salim dan Vice President AMMAN Syamsul Kepli, ST yang katanya sebagai orang Sumbawa asli merasa sangat tercerahkan, dan menarik membaca buku tentang Sumbawa masa lalu, ibarat kita sedang berdiri di depan bercermin. (007)

 

Previous articleTNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik