Sumbawanews.com,- Moh Zaki Ubaidillah memastikan Indonesia meraih medali emas pertama di Asian Games 2026 setelah menang 3-2 atas China dalam laga final beregu putra di Ichioay City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9) malam WIB. Di laga penentu, Zaki—yang akrab dipanggil Ubed—menang dua gim 23-21, 21-13 atas wakil China, Weng Hong Yang, mengakhiri perlawanan tim Tiongkok dan mengangkat piala emas untuk Indonesia. Ini menjadi momen bersejarah bagi bulutangkis Tanah Air di ajang multievent terbesar Asia.
Berperingkat 28 dunia menurut BWF, Zaki mengalahkan lawan yang unggul di peringkat 22, menunjukkan ketajaman dan ketenangan di bawah tekanan. Pemain asal PB Djarum ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta terbaik generasi muda Indonesia. Dua kali tampil di BWF World Junior Championship, ia membawa Indonesia juara Piala Suhandinata 2024 dan meraih perunggu tunggal putra. Di Kejuaraan Dunia Junior 2025, ia finis runner-up setelah kalah dari Liu Yangmingyu dari China.
Sejak 2025, Zaki mulai konsisten berlaga di turnamen senior, mulai dari level International Challenge hingga Super 500. Ia juga terpilih masuk skuad Piala Sudirman 2025, membuktikan kemampuannya bersaing di kancah internasional. Pada awal 2025, peringkatnya berada di posisi 138 dunia, namun berkembang pesat hingga masuk 70 besar menjelang kelulusannya dari level junior. Di 2026, ia mendapat kesempatan debut di Istora Senayan lewat Indonesia Masters dan meraih gelar juara di Thailand, menandai kematangan sebagai calon penerus legenda tunggal putra Indonesia.
Kemenangan Zaki di laga penentu bukan hanya memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen beregu putra, tetapi juga menjadi simbol transisi kekuatan dari generasi lama ke generasi muda yang siap memimpin. Dengan emas ini, Indonesia membuka perjalanan Asian Games 2026 dengan catatan gemilang—dan Zaki Ubaidillah menjadi nama yang tak akan mudah dilupakan.















