Sumbawanews.com,- MotoGP menyatakan kekecewaan atas keputusan Yamaha untuk tidak mengirim tim ke Grand Prix Qatar 2026, setelah balapan di Malaysia pada 1 Oktober 2026. Meski organisasi balap tersebut telah menjamin keamanan Sirkuit Lusail dan menegaskan balapan tetap berlangsung, Yamaha memutuskan menarik diri tanpa memberikan alasan teknis, hanya menyebut kebijakan perusahaan sebagai dasar keputusan. MotoGP menekankan bahwa semua pihak—termasuk tim Pramac—telah mengonfirmasi partisipasi, dan Qatar telah memberikan jaminan keamanan maksimal dengan penilaian risiko yang terus dipantau tanpa indikasi ancaman. Organisasi balap itu pun memperingatkan bahwa keputusan sepihak Yamaha akan berdampak pada konsekuensi olahraga yang akan dikelola oleh FIM sesuai peraturan kejuaraan, meski rincian sanksinya belum diungkap.















