Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh dalam laga penentuan fase penyisihan FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kemenangan mutlak menjadi target utama skuad Garuda demi mengamankan tiket ke final, menyusul catatan historis unggul atas tim asal Bangladesh.
Pada pertemuan terakhir kedua tim pada November 2008 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Indonesia menang 2-0 dalam laga persahabatan bertajuk Grand Royal Challenge. Gol pertama dicetak Firman Utina pada menit ke-11, memanfaatkan bola muntah dari kiper Bangladesh, Mohammad Aminul Haq. Gol kedua lahir di akhir babak pertama lewat Talaohu Abdul Musafri, yang saat itu baru debut bersama tim nasional. Usaha Ismed Sofyan pada menit ke-85 hanya menghantam mistar gawang, sehingga skor tetap 2-0 hingga peluit akhir.
Dalam laga tersebut, Indonesia tampil dominan meski tak selalu mampu menekan lawan secara konsisten. Tim yang dibimbing Benny Dollo saat itu mengandalkan pemain-pemain kunci seperti Arif Suyono, Ismed Sofyan, Ponaryo Astaman, dan Charis Yulianto.
Laga mendatang menjadi ujian berat sekaligus kesempatan emas bagi John Herdman dan anak asuhnya untuk menunjukkan kemajuan tim, sekaligus mengulang kejayaan masa lalu di hadapan puluhan ribu suporter di GBK.















