Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Pastikan Tandang ke Yordania pada November 2026

Timnas Indonesia Pastikan Tandang ke Yordania pada November 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang melawan Yordania pada 17 November 2026 di Amman, menyusul pengumuman resmi Federasi Sepak Bola Australia yang akan bertanding di tempat yang sama pada hari yang sama. Keputusan Australia bermain di Yordania memberikan sinyal kuat bahwa kondisi keamanan di negara itu telah dianggap memadai, menghapus keraguan yang sempat menghantui PSSI akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah. Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyatakan keprihatinan atas ketegangan antara Yordania dan Suriah pasca-serangan terhadap rumah ibadah, namun langkah The Socceroos menjadi penegas bahwa laga di Amman tetap layak dijalani. PSSI juga menegaskan bahwa seluruh pertandingan FIFA Matchday November 2026 akan berlangsung di luar negeri, karena Stadion Utama Gelora Bung Karno sedang menjalani perawatan besar dan terdapat konflik jadwal dengan agenda nasional lainnya.

Meski lawan pertama sudah dipastikan, PSSI masih berupaya memperkuat jadwal dengan mencari satu lawan tambahan untuk pertandingan kedua pada periode tersebut. Meski Kuwait menjadi kandidat kuat, Erick Thohir menegaskan bahwa belum ada kepastian karena banyak tim nasional lain telah mengunci jadwal mereka. “Belum. Justru itu yang harus segera kami cari karena situasinya saat ini tidak mudah dan cukup kompleks. Banyak tim nasional lain yang sudah memiliki komitmen jadwal pertandingan,” ujar Erick. Strategi ini merupakan bagian dari persiapan akhir Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027, dengan fokus membangun mental bertanding di kandang lawan. Pelatih John Herdman, yang baru saja memimpin tim menang telak 9-2 atas Bangladesh dalam FIFA ASEAN Cup 2026, terus memantau performa pemain lokal di Liga Super Indonesia sebagai bahan pertimbangan pemanggilan.

Previous articleMartial Godo Viral karena Latihan Mata Sebelum Cetak Gol Pertama di Liga Prancis
Next articlePolri Ungkap Jaringan TPPO Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia