Sumbawanews.com,- Pengamat sepak bola nasional Anton Sanjoyo atau akrab disapa Bung Joy menilai, target utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar meraih gelar juara, melainkan mampu melangkah hingga partai final. Menurutnya, pencapaian ini sudah cukup menjadi bukti kemajuan di bawah arahan pelatih John Herdman, asalkan skuad Garuda tidak mengalami kekalahan telak dari lawan-lawan kawasan seperti Malaysia atau Singapura di fase grup.
Bung Joy menekankan bahwa tolok ukur sejati bagi Herdman justru terletak pada ambisi lebih besar: menembus delapan besar Piala Asia 2027, yang menjadi pintu masuk logis menuju Piala Dunia 2030. Ia menilai komposisi tim saat ini—yang didominasi pemain berbasis luar negeri meski tanpa Jay Idzes—merupakan阵容 terkuat yang pernah dimiliki Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Karena itu, kemenangan mutlak di semua laga grup dianggap wajib, terutama melawan Malaysia, yang dianggap sebagai ukuran kredibilitas pelatih asal Inggris itu.
“Kalau tidak juara di sini, sepanjang bisa sampai ke partai final, juara grup ketemu juara grup, ya sudah John Herdman terus saja (tidak usah dipecat),” ujar Bung Joy dalam wawancara di YouTube Ruang Bola pada 23 September 2026. Ia menambahkan, kekalahan dari Singapura mungkin masih bisa dimaafkan, tetapi kalah dari Malaysia dianggap sebagai kegagalan besar yang menggoyahkan kepercayaan publik.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, dengan seluruh laga fase grup berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga pembuka akan digelar pada Jumat, 25 September 2026, melawan Singapura.
Di tengah persiapan, perhatian juga tertuju pada Demiane Agustien, pemain muda Arsenal U-21 keturunan Indonesia, yang baru-baru ini memamerkan jersey Timnas Indonesia saat menerima panggilan dari Timnas Curacao. Meski belum dipastikan bergabung dengan skuad Garuda, aksi tersebut menjadi simbol kuat keterikatan generasi baru pemain keturunan Indonesia dengan tim nasional.















