Sumbawanews.com,- Pada Rabu malam, 21 Oktober 2026, rumah pribadi Bruno Fernandes di Nether Alderley, Cheshire, Inggris, menjadi sasaran pembobolan saat sang kapten Manchester United sedang bertanding di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia. Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.30 BST (20.30 WIB), bertepatan dengan kekalahan telak Manchester United 4-1 dari Como dalam laga Liga Champions. Tiga pria bertopeng memasuki properti senilai £4 juta itu dengan memanjat pagar belakang yang berbatasan dengan hutan, dan dalam waktu kurang dari lima menit, mereka berhasil membawa kabur perhiasan desainer serta sejumlah barang berharga lainnya. Tidak ada anggota keluarga Fernandes yang berada di rumah saat kejadian.
Polisi Cheshire segera merespons laporan aktivitas mencurigakan dan kini tengah menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Petugas sedang menganalisis rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian dan mengimbau warga sekitar yang melihat kejadian mencurigakan untuk segera melapor. Manchester United secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Fernandes dan keluarganya pasca insiden tersebut.
Kejadian ini memperpanjang daftar kasus serupa yang menimpa pemain Liga Premier. Fernandes bergabung dengan daftar korban sebelumnya seperti Ruben Dias, Jack Grealish, dan Raheem Sterling—semuanya menjadi sasaran pencurian saat sedang bertanding di luar negeri. Polisi mengatakan modus operandi para pelaku sering kali sama: memanfaatkan ketidakhadiran pemain akibat jadwal pertandingan internasional, lalu menyerbu rumah dalam waktu singkat untuk menghindari deteksi.
Insiden ini kembali menyoroti kerentanan rumah para atlet top di wilayah perumahan elit Inggris, di mana keamanan fisik sering kali tidak seimbang dengan nilai aset yang mereka miliki.















