Sumbawanews.com,- Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengutuk keras insiden kekerasan terhadap rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 yang terjadi pada Minggu (11/10) malam di Rest Area KM 360, Batang, Jawa Tengah. Rombongan pemain muda dan ofisial Persib sedang dalam perjalanan pulang setelah bertanding melawan EPA Garuda United di Stadion UNS, Surakarta, ketika bus mereka diserang, menyebabkan kaca rusak, sejumlah koper hilang, dan seorang ofisial mengalami luka lecet di pipi dan kepala. Ridho menyampaikan kecamannya melalui Instagram Story pribadinya, menegaskan bahwa kekerasan tidak punya tempat dalam sepak bola, terutama saat menargetkan pemain muda yang sedang berjuang mewujudkan mimpi mereka. Ia menyerukan agar kekerasan dalam olahraga segera dihentikan.
Insiden ini diduga melibatkan oknum suporter Persija, Jakmania, mengingat tim ibu kota baru saja bertanding tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10), sehari sebelum kejadian. Persib Bandung secara resmi mengecam segala bentuk kekerasan dan mendesak semua pihak untuk tetap tenang, menahan diri, serta tidak melakukan tindakan balasan yang bisa memperburuk situasi. Pihak berwenang saat ini masih melakukan verifikasi mendalam untuk mengungkap kronologi lengkap dan mengidentifikasi pelaku yang terlibat.















