Sumbawanews.com,- Real Madrid mengalahkan RB Leipzig 4-1 dalam laga ketiga fase grup Liga Champions 2026-2027, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, di Stadion Santiago Bernabeu. Namun, sorotan tak hanya tertuju pada gol-gol kemenangan, melainkan pada reaksi suporter terhadap Marc Cucurella saat ia masuk menggantikan Carreras di menit ke-70. Bukan tepuk tangan, Cucurella disambut gelombang siulan dan teriakan ejekan yang membanjiri seluruh tribun—seolah-olah berasal dari pendukung tuan rumah. Faktanya, ribuan suporter Leipzig yang menyusup ke dalam stadion melalui tiket ilegal memanfaatkan kekacauan pengamanan untuk berbaur di tengah kerumunan Real Madrid. Mereka mengejek Cucurella karena dendam terhadap insiden handball di perempatfinal Euro 2024, ketika tembakan Jamal Musiala mengenai tangannya di kotak penalti—keputusan yang kemudian diakui UEFA sebagai kesalahan wasit dan VAR. Setelah memahami asal-usul siulan itu, para suporter Real Madrid berubah menjadi benteng dukungan, memberikan tepuk tangan meriah setiap kali Cucurella menyentuh bola untuk membendung ejekan lawan. Gol-gol Real Madrid dicetak oleh pemain berbeda: Vinicius Jr. pada menit ke-12, Jude Bellingham pada menit ke-34, Endrick pada menit ke-58, dan Federico Valverde pada menit ke-82.















