Sumbawanews.com,- Barcelona secara resmi mengakhiri upaya merekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid, dan beralih mempercayakan lini depan kepada Raphinha — yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sementara di LaLiga dengan 14 gol dalam delapan pertandingan pertama musim ini. Direktur olahraga Deco mengonfirmasi bahwa upaya transfer Alvarez pada musim panas 2026 berakhir tanpa kesepakatan, setelah Atletico Madrid konsisten menolak melepas pemain Argentina itu. Dengan Robert Lewandowski telah hengkang ke MLS, Barcelona sempat menjadikan Alvarez sebagai solusi ideal untuk posisi penyerang tengah, mengingat profilnya yang dinilai cocok dengan filosofi permainan: aktif bergerak, mampu menghubungkan serangan, dan tajam di depan gawang. Namun, ketika Atletico Madrid menutup pintu dan Inter Milan juga menolak melepas Lautaro Martinez, klub Catalunya memutuskan untuk memaksimalkan potensi yang sudah ada di dalam skuad.
Perubahan taktis yang diambil pelatih Barcelona membuat Raphinha — yang sebelumnya dikenal sebagai winger sayap — dipindahkan ke posisi penyerang tengah. Keputusan ini tak hanya mengubah dinamika serangan, tetapi juga memicu ledakan performa. Pemain asal Brasil itu mencatat salah satu start paling subur dalam sejarah klub, mengungguli catatan pencetak gol top lainnya di awal musim. Deco mengakui bahwa kontribusi Raphinha di posisi baru melebihi ekspektasi: “Kami senang karena menemukan sisi baru dari Raphinha. Yang lebih penting, dia juga bahagia.” Pemain yang dulu sering mencari ruang di sisi lapangan kini lebih banyak bergerak di belakang lini pertahanan lawan, menciptakan ruang dan peluang dengan cara yang sesuai dengan konsep permainan Barcelona.
Dengan Raphinha yang kini menjadi ujung tombak, saga transfer panjang untuk Alvarez benar-benar berakhir. Barcelona tidak lagi mencari solusi di luar, tetapi justru menemukan jawaban di dalam rumah sendiri — dan itu membuat keputusan untuk melepaskan mimpi akan Alvarez terasa semakin tepat.















