Sumbawanews.com,- Persija Jakarta kalah 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan kelima Liga 1 2026/2027, Sabtu (17/10), di Stadion Banten Internasional, Serang. Kekalahan ini berawal dari kegagalan tim tuan rumah mengantisipasi serangan balik lawan, yang berbuah gol penentu oleh Aleksa Andrejic di menit injury time. Pelatih Shin Tae Yong secara terbuka mengakui kesalahan besar timnya dalam membaca pergerakan lawan, terutama setelah kesalahan Fabio Calonego membiarkan Hokky Caraka merebut bola dan mengirim umpan silang yang dimanfaatkan Andrejic.
Shin Tae Yong menekankan bahwa dalam sepak bola, kekalahan adalah bagian dari proses, namun kegagalan menghadapi serangan balik adalah titik kritis yang harus segera diperbaiki. Ia menilai pola serangan balik Persita bukan kebetulan, melainkan hasil dari kelemahan sistem pertahanan Persija yang perlu dievaluasi ulang. “Kami harus mempersiapkan diri lebih baik, terutama untuk mengantisipasi situasi seperti ini. Hal serupa bisa terjadi di setiap pertandingan,” ujar pelatih asal Korea Selatan itu.
Meski kalah, Persija tetap memimpin klasemen dengan 12 poin, namun keunggulannya kini hanya satu angka dari Persita dan Dewa United yang sama-sama mengumpulkan 11 poin. Dengan hasil ini, persaingan di puncak klasemen semakin ketat, dan setiap laga mendatang menjadi ujian strategis bagi tim ibukota.
Shin Tae Yong berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemain, khususnya dalam hal transisi bertahan dan pengawalan ruang belakang. Ia menegaskan, perbaikan bukan sekadar teknis, tapi juga mental—karena di level tertinggi, kesalahan kecil bisa berubah menjadi kekalahan besar.















