Sumbawanews.com,- Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengumumkan bahwa Persija Jakarta dan PSM Makassar masih menunggak gaji pemain hingga 6 November 2024. Kedua klub tersebut masuk dalam daftar tujuh tim di Liga Super Indonesia yang gagal memenuhi kewajiban finansial kepada 114 pemain, dengan total tunggakan mendekati Rp5 miliar. Persija, yang kini memimpin klasemen sementara Liga Super 2026/2027, masih berkomunikasi dengan satu pemain yang hak gajinya belum dibayar. Sementara itu, PSM Makassar belum menindaklanjuti dua putusan NDRC Indonesia dan satu putusan DRC FIFA, serta masih dalam proses korespondensi dengan satu pemain lainnya.
APPI menegaskan bahwa penunggakan gaji bukan sekadar masalah administratif, melainkan ancaman nyata terhadap kehidupan pemain sebagai profesi dan sumber penghidupan utama bagi diri sendiri dan keluarga. Penghasilan dari sepak bola digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, hingga persiapan dana pensiun. Keterlambatan pembayaran berdampak langsung pada tekanan psikologis dan ketidakpastian finansial yang menggerogoti kesejahteraan atlet.
Masalah ini tidak hanya terbatas pada klub-klub top. Pemain Sriwijaya FC, misalnya, hingga kini belum menerima pembayaran hak mereka sejak musim 2023/2024, meski telah dilakukan beberapa kali komunikasi dengan manajemen. Tunggakan berulang yang melintasi empat musim kompetisi—2022/2023, 2023/2024, 2024/2025, hingga 2025/2026—menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam tata kelola klub.
APPI menyerukan perlunya mekanisme verifikasi dan pengawasan ketat sebagai syarat keikutsertaan klub dalam kompetisi, dengan mempertimbangkan rekam jejak pemenuhan hak pemain. Organisasi ini juga mengingatkan seluruh pemain untuk tetap profesional dan saling mendukung, sambil menegaskan bahwa APPI siap memberikan pendampingan hukum dan advokasi. “Jangan menganggap tunggakan sebagai hal yang wajar atau konsekuensi yang harus diterima dalam menjalani profesi sebagai pesepakbola. Hak pemain harus dihormati dan dipenuhi,” tegas APPI.
CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi manajemen Persija Jakarta dan PSM Makassar, namun hingga laporan ini dibuat, belum mendapat respons resmi terkait masalah ini.















