Sumbawanews.com,- Persib Bandung selalu kebobolan lebih dulu dalam empat pertandingan awal Super League 2026/2027, memperdalam kekhawatiran atas konsistensi pertahanan meski menunjukkan kemampuan comeback luar biasa. Dalam tujuh pertandingan resmi musim ini, Maung Bandung sudah lima kali tertinggal lebih dulu—tiga kali berhasil bangkit menang, sekali berakhir imbang, dan sekali kalah. Di laga terbaru, mereka ditahan 2-2 oleh Dewa United setelah ketinggalan 0-2 lewat gol Egy Maulana Vikri (menit 22) dan Noah Sadaoui (menit 45+1), sebelum menyamakan skor lewat Balsa Sekulic (menit 58) dan Marc Klok (menit 76). Kebiasaan ini berlanjut sejak laga pembuka melawan PSM Makassar pada 6 September 2026, ketika Kodai Tanaka mencetak gol cepat di menit ke-7, hingga kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta setelah Alexander Jeremejeff membuka keunggulan lawan. Di ajang Shopee Cup, Persib kembali tertinggal 0-1 lewat penalti Jude Soonsup-Bell (menit 66) sebelum membalikkan keadaan lewat Mariano Peralta, Berguinho, dan Luka Menalo. Namun, di AFC Champions League Two, Persib justru belum pernah kebobolan—menang 1-0 atas Manila Digger dan FC Seoul, keduanya lewat gol Mariano Peralta. Dalam empat laga Super League, Persib sudah kebobolan enam kali, dengan tingkat tertinggal lebih dulu mencapai 71,4 persen. Pelatih Igor Tolic kini dihadapkan pada tantangan memperbaiki ketahanan awal pertandingan, sebelum ujian berikutnya melawan Viettel di AFC Champions League Two (14/10/2026) dan Persik Kediri di Super League (18/10/2026).
Home Berita Olah Raga Persib Selalu Tertinggal Dulu, Mentalitas Juara Diuji di Tengah Kebobolan Berulang















