Sumbawanews.com,- Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, belum menentukan susunan pemain utama untuk menghadapi The Cong-Viettel FC dalam laga kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027, yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.15 WIB. Keputusan itu ditunda hingga setelah tim pelatih mengevaluasi kondisi kebugaran para pemain pasca laga imbang 2-2 melawan Dewa United pada 11 Oktober 2026. Tolic memberikan tambahan waktu istirahat 24 jam bagi para pemain untuk pemulihan fisik, sebelum menentukan komposisi tim yang akan turun ke lapangan. “Kami menjalani sesi pemulihan hari ini, dan besok akan melakukan pertemuan untuk melihat siapa yang siap bermain,” ujar Tolic dalam konferensi pers, Selasa (13/10).
Tolic menekankan bahwa keputusan pemain inti akan didasarkan pada kondisi fisik, bukan hanya strategi melawan lawan. Ia mengakui The Cong-Viettel FC sebagai tim yang terstruktur, dengan kombinasi pemain lokal dan asing berkualitas tinggi. “Mereka punya pemain lokal yang sangat bagus dan pemain asing yang sangat bagus. Pelatihnya tahu pekerjaannya, timnya sangat terstruktur dalam mencetak gol,” ujarnya. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama Persib adalah pada performa sendiri, bukan hanya mengandalkan analisis lawan. “Semua pertandingan bagi kami adalah sama. Lihat saja performa kami, berikan yang terbaik, dan lihat hasilnya,” tegasnya.
Meski peluang perubahan komposisi masih terbuka, Tolic belum mengungkap nama-nama pemain yang berpotensi tampil atau diistirahatkan. Persib, yang baru saja menyelesaikan laga domestik, kini berada di titik krusial dalam persiapan kompetisi Asia, di mana kebugaran dan kesiapan mental menjadi kunci utama. Sementara itu, pihak manajemen terus memantau dinamika di luar lapangan, termasuk respons pemerintah terhadap perilaku suporter. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, telah mengancam sanksi pengurangan poin bagi klub yang gagal mengendalikan suporter anarkis, menyusul insiden penyerangan terhadap rombongan EPA Persib dan suporter Persija pada 13 Oktober 2026.















