Sumbawanews.com,- The Cong-Viettel akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.15 WIB, dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027. Pelatih The Cong-Viettel, Velizar Popov, mengakui Persib sebagai salah satu tim terkuat di Asia, menilai kedalaman skuad dan performa tandang mereka—termasuk kemenangan atas FC Seoul dan Port FC—sebagai bukti kualitas tinggi. Tim asal Vietnam itu datang dengan misi memperbaiki posisi di klasemen, setelah kalah 1-3 dari Hong Linh Ha Thin di kompetisi domestik, dan kini berada di peringkat ketiga dengan satu poin dari satu laga. Popov menegaskan timnya akan berusaha maksimal meski menyadari betapa beratnya tantangan menghadapi tuan rumah yang tengah menjaga momentum positif di panggung Asia.
Popov, pelatih asal Bulgaria berusia 50 tahun, secara terbuka mengapresiasi kemampuan Persib dalam melakukan rotasi pemain di kompetisi domestik maupun internasional, yang menurutnya menjadi keunggulan strategis menghadapi jadwal padat. Ia juga menyoroti perbedaan waktu persiapan antara kedua tim, mengakui bahwa jeda panjang bisa membantu pemulihan fisik, tetapi menjaga ritme bertanding tetap menjadi faktor krusial. “Kadang lebih baik jika anda menjaga ritme bertanding, tetapi kadang juga lebih menguntungkan, terutama setelah melakukan perjalanan jauh,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa, 13 Oktober 2026.
AFC sendiri memprediksi Persib berpeluang besar meraih kemenangan kedua di ACL Two setelah kejutan mereka atas FC Seoul di laga pembuka. Prediksi ini didasarkan pada konsistensi performa Maung Bandung di laga tandang dan kedalaman skuad yang memungkinkan mereka tetap kompetitif meski menghadapi tekanan tinggi. Bagi The Cong-Viettel, laga ini bukan hanya soal poin, tetapi juga ujian mental untuk bangkit dari kekalahan domestik dan menunjukkan kemampuan bersaing di level Asia. Sementara itu, Persib berpeluang memperkuat posisinya di puncak grup jika mampu memanfaatkan keunggulan bermain di depan pendukung sendiri.















