Sumbawanews.com,- Persib Bandung akan menghadapi Melbourne Victory dalam laga matchday ketiga AFC Champions League 2 2026-2027, Rabu (28/10/2026) pukul 19.15 WIB di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Pangeran Biru, yang tampil tanpa kapten Marc Klok akibat sanksi kartu merah, melawan tim asal Australia yang masih sempurna di kompetisi benua ini. Melbourne Victory, yang baru pertama kali tampil di ajang ini, telah mempelajari sejarah dan kekuatan Persib hingga ke akar-akarnya.
Persib, klub tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1919 lewat Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB), adalah salah satu dari tujuh pendiri PSSI pada 1930. Klub ini telah mengoleksi 10 gelar liga nasional, termasuk dua juara Super League terakhir di bawah Bojan Hodak, yang kini menjabat sebagai penasihat teknis. Pelatih kepala Igor Tolic, mantan asistennya, membawa tim dengan rekor empat kemenangan dari tujuh laga domestik dan kemenangan sempurna di AFC Champions League 2. Tim ini diperkuat legiun internasional dari delapan negara, termasuk Balsa Sekulic (Montenegro), Luka Menalo (Bosnia dan Herzegovina), tiga pemain Brasil, tiga pemain Argentina, serta Eliano Reijnders, saudara kandung Tijjani Reijnders dari Timnas Belanda.
Melbourne Victory, yang baru pertama kali tampil di ajang ini, datang dengan misi mengejutkan. Klub asuhan Giovanni Savarese telah menganalisis mendalam sejarah Persib, termasuk kekuatan dan kelemahan taktisnya. Lima pemain mereka dikategorikan sebagai ancaman utama, termasuk winger tajam yang menjadi andalan serangan. Meski belum mengungkapkan skor pertandingan, fakta bahwa Melbourne Victory masih unggul di grup dan Persib absen tanpa kapten menjadi dinamika krusial menjelang laga.
Setelah laga ini, Persib akan langsung kembali ke kompetisi domestik melawan Isenmulang Kalteng, sebelum bertolak ke Melbourne pada 4 November untuk laga balasan di Melbourne Rectangular Stadium. Pertandingan ini bukan sekadar duel tim, tapi benturan budaya, sejarah, dan ambisi dua klub yang sama-sama berjuang untuk menembus puncak sepak bola Asia.















