Sumbawanews.com,- Pelatih The Cong-Viettel FC, Velizar Popov, mengakui Persib Bandung sebagai salah satu tim terkuat di Asia menjelang laga kedua grup E AFC Champions League 2 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10). Popov, yang berlatar belakang Bulgaria, menilai pencapaian Maung Bandung—menang tandang atas Seoul FC di Korea Selatan dan Port FC di Thailand—membuktikan kualitas tinggi skuad yang dipimpin oleh pelatih Robert Alberts. Ia menekankan bahwa kedalaman skuad Persib, termasuk pemain-pemain seperti Marc Klok, serta kemampuan mereka melakukan rotasi strategis antara kompetisi domestik dan internasional, membuat tim ini sangat sulit dihadapi.
Popov, yang telah berpengalaman menangani tim-tim di Asia Tenggara, mengatakan bahwa analisis terhadap empat laga terakhir Persib menunjukkan pola taktis yang dinamis. Ia mencatat bahwa Persib sering memulai pertandingan dengan lini serang utama yang berkualitas tinggi, lalu menggantinya di babak kedua dengan tiga pemain pengganti yang mampu mengubah ritme permainan. Menurutnya, kekuatan lini tengah dan serang Persib sangat memukau, meski ia juga mengamati adanya cedera di posisi bek tengah yang mungkin bisa dimanfaatkan. Namun, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, kualitas dan kedalaman skuad Persib tetap menjadi tantangan besar bagi timnya.
Gelandang Viettel, Lucas Ribamar, turut mengakui kekuatan lawan. Ia menyebut Persib sebagai klub besar yang tidak bisa dianggap remeh, meski ia menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri secara matang. Ribamar berkomitmen untuk memberikan performa terbaik demi meraih hasil positif di laga tandang tersebut.
Laga ini menjadi ujian berat bagi Viettel, yang baru saja menyelesaikan laga domestik sebelum terbang ke Indonesia, sementara Persib baru saja menghadapi Dewa United di Liga 1 pada Minggu (11/10). Namun, Popov menilai bahwa kurangnya waktu istirahat bukanlah hambatan signifikan bagi Persib, mengingat struktur skuad mereka yang sangat kompetitif.















