Home Berita Olah Raga Persebaya Gagal Tuntaskan Kemenangan, Tavares: Kami Harus Lebih Keras

Persebaya Gagal Tuntaskan Kemenangan, Tavares: Kami Harus Lebih Keras

Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC dalam laga pekan pertama Super League 2026-2027, Sabtu, 5 September 2026, di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Gol Yann Mabella pada menit ke-13 membawa tim tamu unggul lebih dulu, namun Allano Lima menyamakan kedudukan pada menit ke-60, membuat Persebaya melewatkan tiga poin berharga di depan mata. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan, timnya harus segera mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan dan kurangnya konsistensi dalam mengeksploitasi peluang.

Tavares, pelatih asal Portugal yang memegang lisensi UEFA Pro, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, Persebaya memiliki cukup banyak peluang untuk menggandakan keunggulan setelah gol Mabella, tetapi kesempatan itu tidak dimaksimalkan dengan baik. “Kami sedikit frustasi karena ketika sudah unggul, kami harusnya bisa menjaga clean sheet. Kami perlu meningkatkan aspek ini,” ujarnya dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin, 7 September 2026. Ia menekankan bahwa sepak bola modern mengharuskan tim untuk terus menekan dan mencari gol kedua sebelum lawan mendapatkan momentum balik.

Tavares juga memuji kedalaman skuad Bhayangkara FC, khususnya kemampuan mereka menurunkan pemain berkualitas seperti Allano Lima dari bangku cadangan. “Dia punya statistik bagus musim lalu. Itu menunjukkan mereka punya kedalaman yang sangat baik,” ucapnya. Ia menilai, keberadaan pemain seperti Allano yang mampu mencetak gol penyeimbang dalam situasi kritis menjadi bukti bahwa lawan mereka bukan tim yang mudah dihadapi.

Hasil ini membuat Persebaya hanya mengoleksi satu poin dari satu laga dan terpuruk di posisi ke-11 klasemen sementara. Tavares pun langsung memfokuskan perhatian pada laga berikutnya: menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 13 September 2026. Baginya, pertandingan melawan PSIM bukan sekadar lanjutan musim, tapi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan membuktikan bahwa Persebaya masih punya tekad untuk bangkit.

Previous articleTimnas Indonesia U-20 Pastikan Tiket Piala Asia, Hadapi Tantangan Berat di China
Next articlePersib Bandung Siap Bertarung di Derbi Ibu Kota, Igor Tolic: Ini Seperti Dinamo vs Hajduk