Sumbawanews.com,- Francesco Bagnaia memprediksi perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 akan berlangsung sengit hingga seri penutup di Valencia, dengan Jorge Martin dan Marc Marquez sebagai dua kandidat utama. Setelah balapan di Jepang, Martin dari Aprilia Racing unggul dua poin atas Marquez, rekan satu tim Bagnaia di Ducati Lenovo, yang merupakan juara bertahan. Dengan enam seri tersisa, persaingan kini memasuki fase krusial, di mana karakteristik sirkuit akan menentukan siapa yang lebih unggul di setiap balapan.
Bagnaia menilai bahwa sebagian besar sirkuit tersisa memberi keunggulan berbeda bagi kedua pembalap. Seri berikutnya di Mandalika, Indonesia, diprediksi menjadi tantangan besar bagi Ducati, sementara di Australia, Marquez diperkirakan akan kembali menunjukkan dominasinya. “Di Indonesia, bagi Ducati akan sangat sulit. Tetapi kemudian kami menuju Australia, di mana Marc sangat kuat,” ujar Bagnaia, dikutip Crash. Di Malaysia, Martin dianggap lebih diuntungkan, sementara Valencia—sirkuit terakhir—dinilai paling cocok untuk gaya balap Marquez.
Sementara itu, Qatar dan Portimao dianggap sebagai dua sirkuit yang lebih netral, tanpa keunggulan jelas bagi salah satu pembalap, sehingga berpotensi menjadi penentu krusial dalam perburuan poin. Bagnaia berharap persaingan ini berakhir dengan kemenangan pembalap terbaik. “Ini adalah pertarungan yang bagus di antara mereka, dan saya berharap yang terbaik yang menang.”
Martin, yang pernah kehilangan gelar MotoGP 2023 dari Bagnaia saat masih membela Pramac Ducati, akhirnya meraih gelar juara dunia pada 2024 bersama Aprilia. Sementara itu, Marquez kembali meraih puncak karier dengan memenangkan gelar juara dunia kelas premier kesembilannya setelah mendominasi musim debutnya bersama Ducati Lenovo pada 2026.















