Sumbawanews.com,- Pada Porprov VIII Kalimantan Timur 2026 yang berlangsung di Lapangan Aubry Padel, Jalan Juanda 6, Samarinda, sejak 4 November 2026, cabang olahraga padel menjadi sorotan utama dengan dominasi kuat dari kontingen Kota Balikpapan. Balikpapan meraih dua medali emas dari tiga nomor yang dipertandingkan—beregu ganda putra dan ganda putri—mengukuhkan diri sebagai kekuatan teratas dalam perkembangan padel di Kalimantan. Sementara itu, Kabupaten Berau merebut emas di nomor ganda campuran, menggagalkan upaya Balikpapan untuk menyapu bersih semua gelar.
Pada nomor beregu ganda putra, Balikpapan tampil sebagai juara, mengalahkan Kota Samarinda yang meraih perak, sementara Kabupaten Berau dan Mahakam Ulu berbagi medali perunggu. Di nomor ganda putri, Balikpapan kembali menunjukkan superioritasnya dengan meraih emas, disusul Samarinda di posisi kedua, dan Berau bersama Kutai Kartanegara yang memperoleh perunggu. Namun, di nomor ganda campuran, Berau mampu bangkit dengan menaklukkan Balikpapan di final, merebut emas, sementara Samarinda dan Kutai Kartanegara mengamankan perunggu.
Kenaikan popularitas padel di Kaltim tak lepas dari geliat komunitas lokal yang kian berkembang, didukung oleh keberadaan atlet-atlet berkaliber nasional. Sebelumnya, tim Kaltim pernah menjadi juara Kejurnas Padel 2026, dengan kekuatan empat pemain yang juga membela timnas Indonesia di Asian Games 2026: Armando Soemarno, Giorgio Soemarno, Christian Alvin Edison, dan Anak Agung Ngurah Valentinus Adyasmaka Wibawa (Valentinus Dyas). Kini, prestasi mereka menjadi inspirasi bagi atlet muda di seluruh wilayah Kaltim, menjadikan padel bukan sekadar tren, tapi cabang olahraga yang mulai menancapkan akar kuat di tanah Kalimantan.















