Sumbawanews.com,- Manchester United dan Liverpool dikabarkan bersaing ketat untuk merekrut bek kiri Bournemouth, Adrien Truffert, menjelang jendela transfer mendatang. Pemain asal Prancis berusia 25 tahun itu menjadi target utama kedua klub raksasa Liga Inggris, menyusul kebutuhan mendesak di posisi full-back kiri. Truffert bergabung dengan Bournemouth dari Rennes pada 2025 dan telah menunjukkan performa seimbang antara pertahanan dan serangan di Premier League.
Manchester United, yang masih mengandalkan Luke Shaw yang kerap cedera, melihat Truffert sebagai solusi jangka panjang. Klub asal Old Trafford bahkan telah memasukkan namanya dalam daftar prioritas transfer, mengingat kemampuannya beradaptasi dengan tempo liga Inggris. Sementara itu, Liverpool mulai mempertimbangkan opsi ini setelah performa Milos Kerkez—pemain yang sebelumnya diandalkan di posisi serupa—dinilai belum memenuhi ekspektasi sejak bergabung dari Bournemouth pada 2024. Truffert sendiri sebelumnya menggantikan Kerkez di Vitality Stadium, membuatnya menjadi pilihan logis bagi The Reds.
Bournemouth tidak terburu-buru menjual pemain andalannya. Klub berjuluk The Cherries mematok harga sekitar 60 juta poundsterling (sekitar Rp1,2 triliun) untuk melepas Truffert, angka yang memaksa Manchester United mempertimbangkan anggaran dengan hati-hati, terutama jika ingin merekrutnya di pertengahan musim. Selain harga tinggi, persaingan semakin sengit karena Liverpool siap masuk sebagai pesaing utama, memperbesar risiko Setan Merah kehilangan targetnya.
Tak hanya dua klub besar Inggris, sejumlah tim Eropa seperti Aston Villa, Benfica, Bayern Munich, dan AC Milan juga dikabarkan memantau perkembangan Truffert. Kepentingan multi-negara ini memperkuat posisi tawar Bournemouth dalam negosiasi, sehingga kemungkinan besar harga akan tetap tinggi atau bahkan naik jika ada minat lebih besar. Dengan profil yang serba bisa, usia masih prima, dan pengalaman di Premier League, masa depan Truffert menjadi salah satu transfer paling dinantikan musim ini.















