Sumbawanews.com,- Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun dari Timnas Portugal pada 5 November 2026, menutup babak karier internasionalnya yang penuh gelar dan legenda—tapi Lionel Messi, rival sepanjang dekade, belum memberikan respons publik apa pun. Pengumuman itu memicu gelombang penghormatan dari rekan-rekan seangkatan hingga mantan timnya, termasuk Vinicius Junior, Neymar, James Rodríguez, Sergio Ramos, Rio Ferdinand, Nani, Pepe, Bruno Fernandes, dan Thibaut Courtois, yang semua memuji CR7 sebagai ikon sepak bola abadi.
Ronaldo, yang berusia 41 tahun saat pensiun, pernah menjadi sosok yang secara terbuka menghormati Messi saat sang kapten Argentina mengakhiri karier internasionalnya pada 7 Oktober 2026. Dalam komentarnya di media sosial, Ronaldo menyebut Messi sebagai penulis kisah abadi bagi Argentina, mengapresiasi dedikasinya selama bertahun-tahun. Ia bahkan pernah memberi dukungan pribadi kepada Messi setelah kematian ayahnya, Jorge Messi, pada Agustus 2026, dengan pesan: “Saya mengirimkan dukungan yang besar kepada Anda dan orang-orang terkasih Anda. Tetap kuat, Leo.”
Kini, ketika giliran Ronaldo yang meninggalkan panggung internasional, tidak ada satu pun pesan publik dari Messi—sebuah ketidakterlibatan yang mencolok mengingat rivalitas keduanya yang membentuk narasi utama sepak bola modern sejak 2009 hingga 2018, ketika Ronaldo membela Real Madrid dan Messi memperkuat Barcelona. Rivalitas itu tak hanya memanas di lapangan, tapi juga di perebutan Ballon d’Or: Ronaldo meraih lima gelar, sementara Messi mengantongi delapan.
Messi, yang kini membela Inter Miami FC, baru saja memecahkan rekor MLS dengan meraih Golden Boot secara beruntun pada November 2026—menjadi pemain pertama dalam sejarah liga tersebut yang mencapai prestasi itu. Namun, di tengah pencapaian pribadinya, ia tetap diam atas keputusan pensiun Ronaldo, meninggalkan dunia sepak bola bertanya-tanya: apakah ini keheningan sengaja, atau sekadar momen pribadi yang belum diungkapkan?















