Sumbawanews.com,- Maximo Quiles, remaja berusia 18 tahun, resmi menyandang gelar juara dunia Moto3 2026 setelah memenangi balapan Pertamina Moto3 Mandalika pada Minggu, 11 Oktober, di Sirkuit Pertamina Mandalika. Dengan kemenangan ini, Quiles mengumpulkan 351 poin, unggul 132 angka dari runner-up Almansa yang berada di posisi kedua dengan 219 poin. Karena lima seri tersisa hanya menyediakan maksimal 125 poin, maka gelar juara dunia sudah pasti berada di tangan Quiles sebelum balapan terakhir musim ini.
Quiles, yang baru memasuki musim kedua di kelas Moto3, menunjukkan dominasi luar biasa sepanjang musim ini. Dari 17 balapan yang digelar, ia menang sebanyak 10 kali, finis di podium dalam 15 dari 17 balapan, dan hanya gagal mencetak poin di dua kesempatan: absen di Moto3 Inggris dan finis ke-11 di Moto3 Italia. Di balapan terakhir ini, ia start dari posisi keenam, langsung menyerbu ke depan, dan menguasai pimpinan balapan sejak awal. Ia mempertahankan posisi terdepan dengan konsisten, memperlebar jarak hingga 2,6 detik atas Almansa yang sempat terpental ke belakang sebelum kembali ke posisi kedua. Tanpa gangguan signifikan, Quiles finis tanpa tekanan, menutup balapan dengan performa impresif.
Pencapaian ini sekaligus menjadi lompatan spektakuler bagi Quiles, yang pada musim debutnya di Moto3 sudah berhasil finis di peringkat tiga klasemen akhir. Kini, ia menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah Moto3 dalam satu dekade terakhir, sekaligus pembalap pertama yang meraih gelar juara sebelum seri terakhir musim ini.















