Sumbawanews.com,- Indonesia menambah koleksi medali emas di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, berkat prestasi Maulana Rifky Yavianda yang memenangkan nomor 100 meter gaya punggung S12 putra dengan waktu 1 menit 3,07 detik sekaligus memecahkan rekor Asia. Atlet yang sama sebelumnya juga menyumbang emas pertama Indonesia di ajang ini di nomor 100 meter gaya bebas S12 putra. Dengan hasil ini, Indonesia kini mengoleksi empat emas, tiga perak, dan 15 perunggu, menempati peringkat delapan klasemen sementara.
Prestasi gemilang tak hanya datang dari kolam renang. Di cabang para atletik, I Kadek Dwi Purwana Yasa memecahkan rekor dunia lempar cakram F57 putra dengan lemparan sejauh 49,75 meter, melampaui rekor sebelumnya yang juga ia pegang, yaitu 48,68 meter. Sementara itu, Muhammad Fadli Imammuddin mencatatkan rekor Asia di cabang para cycling nomor individual pursuit C4 putra dengan waktu 4 menit 50,169 detik.
Maulana Rifky Yavianda mengungkapkan rasa syukurnya setelah lomba, “Ketika sudah kompetisi seperti ini, saya selalu ingin bermain lepas, tanpa ada beban apa pun dan saya sangat bersyukur bisa mendapat emas.” Kadek menyerahkan medali emasnya untuk orang tuanya, sementara Fadli mempersembahkan kemenangannya untuk Indonesia, tim, dan keluarga yang terus mendoakannya.
Dengan tiga rekor dipecahkan dalam satu hari—dua rekor Asia dan satu rekor dunia—Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan di kancah para olahraga Asia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kekuatan baru di Asian Para Games 2026.















