Sumbawanews.com,- Manchester United resmi terjerembap ke zona degradasi Liga Inggris 2026/2027 setelah hasil kemenangan 3-1 Nottingham Forest atas Manchester City pada Sabtu, 7 November 2026, memperdalam krisis tim asuhan Michael Carrick. Dengan koleksi poin yang stagnan, Setan Merah kini berada di posisi terbawah klasemen, mengulang kenangan kelam empat dekade lalu ketika mereka terakhir kali berada di zona degradasi pada musim 1986 di Divisi 1. Untuk keluar dari jurang, MU wajib menang atas Aston Villa di Villa Park pada Minggu, 8 November 2026, pukul 23.30 WIB, dalam lanjutan pekan ke-10 Premier League.
Kondisi tim kian memburuk setelah tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan di liga domestik. Meski sempat meraih angka berharga lewat kemenangan atas AS Roma di Liga Champions, semangat tim belum mampu terbangun secara konsisten. Di sektor pertahanan, Manchester United kehilangan Luke Shaw dan Patrick Dorgu akibat cedera, sehingga Diogo Dalot diprediksi akan menjadi pilihan utama di posisi bek kiri. Di lini tengah, Carlos Baleba dan Manuel Ugarte juga absen, memaksa Carrick mengandalkan duet Youri Tielemans dan Kobie Mainoo untuk menjaga stabilitas permainan.
Catatan sejarah menghantui: terakhir kali Manchester United berada di zona degradasi kasta tertinggi Liga Inggris adalah pada pekan ke-15 musim 1986, saat mereka menempati peringkat ke-21. Kala itu, mereka berhasil bertahan—kini, tekanan untuk tidak mengulangi sejarah semakin berat. Kemenangan melawan Aston Villa bukan sekadar soal poin, tapi soal harga diri dan kelangsungan eksistensi tim di puncak sepak bola Inggris.















