Home Berita Olah Raga Manchester United Terjebak Dalam Ranjau Kekalahan Beruntun

Manchester United Terjebak Dalam Ranjau Kekalahan Beruntun

Sumbawanews.com,- Manchester United tengah mengalami krisis terburuk dalam sejarah modernnya, setelah kalah 0-3 dari Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League, Minggu (26/10). Kekalahan itu memperpanjang rentetan nirmenang menjadi delapan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, menempatkan Setan Merah di zona degradasi Liga Inggris 2026/2027. Dalam situasi yang semakin memburuk, isu pemecatan pelatih Michael Carrick mulai menguat, sementara empat laga krusial menanti tim asuhan Bruno Fernandes dalam waktu dekat.

Setelah kekalahan memalukan di Bournemouth, MU harus segera bangkit menghadapi tantangan berat: lawan pertama adalah Chelsea pada 31 Oktober 2026 di Stamford Bridge — laga yang menjadi kesempatan pertama mereka menghentikan streak buruk. Tiga hari kemudian, pada 3 November, mereka kembali ke Old Trafford untuk menjamu AS Roma dalam laga Liga Champions Eropa. Setelah itu, MU akan menjalani dua laga kandang beruntun, dengan lawan Aston Villa pada 8 November, sebelum mengakhiri rangkaian ini dengan tandang ke Anfield melawan Liverpool pada 22 November 2026.

Dengan kepercayaan diri tim yang terkikis dan tekanan internal semakin tinggi, setiap pertandingan mendatang bukan sekadar soal poin, tapi soal kelangsungan eksistensi tim di papan atas sepak bola Eropa. Jika tidak ada perubahan signifikan, bukan hanya posisi klasemen yang terancam, tetapi juga reputasi panjang Manchester United sebagai salah satu raksasa dunia.

Previous articleBarcelona Kalah dari Madrid, Rekor Sempurna Terhenti di Camp Nou
Next articleManchester United Terpuruk, Carrick Diambang Pemecatan