Sumbawanews.com,- Manchester United kalah 0-2 dari Atletico Madrid di laga matchday kedua Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, di Stadion Metropolitano, Madrid. Meski tampil terpukul, pelatih Michael Carrick menilai timnya memiliki empat peluang besar yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan. Gol cepat Pablo Barrios pada menit pertama membuat Setan Merah langsung tertinggal, lalu Ademola Lookman memperdalam keunggulan tuan rumah pada menit ke-79. Kekalahan semakin berat setelah Leny Yoro menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap pemain terakhir lawan.
Carrick mengakui bahwa awal pertandingan yang buruk membuat timnya berada di posisi sulit di kandang lawan yang sulit ditaklukkan. Namun, ia menekankan bahwa anak asuhnya menunjukkan perkembangan sepanjang laga, terutama setelah babak pertama. Manchester United sempat menguasai ritme permainan di awal babak kedua dan menciptakan beberapa peluang jelas, termasuk satu kesempatan emas yang datang dari Bruno Fernandes. “Kami memiliki empat peluang besar, kesempatan yang sangat bagus, dan jalannya pertandingan bisa terlihat sangat berbeda. Peluang-peluang itu benar-benar bagus, bukan sekadar setengah peluang,” ujar Carrick.
Ia juga menyesalkan ketidakmampuan tim menutup babak pertama dengan lebih baik, yang memicu tekanan berkelanjutan. Kartu merah Yoro menjadi titik balik yang memperberat upaya mengejar hasil, membuat Manchester United kesulitan menyerang secara efektif di sisa waktu. Meski kecewa dengan hasil akhir, Carrick tetap menilai ada banyak hal positif dari performa timnya, terutama dalam hal permainan dan kreativitas di lini serang.
Lisandro Martinez tampil kompak di lini belakang, berduel ketat dengan Alejandro Grimaldo sepanjang laga, sementara skuad United terus berupaya menekan meski dalam kondisi kekurangan tenaga. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa meski belum memetik poin, Manchester United menunjukkan tanda-tanda perbaikan di bawah arahan Carrick.















