Sumbawanews.com,- Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menyaksikan langsung kembalinya Liga Putri Indonesia setelah terhenti sejak 2019, dalam laga pembuka musim ini antara Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu. Herdman, yang pernah melatih tim nasional putri Selandia Baru dan Kanada, menyebut kembalinya kompetisi ini sebagai momen menggembirakan dan bersejarah bagi perkembangan sepak bola wanita di Tanah Air.
Herdman, yang baru saja membawa Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, mengaku telah menyaksikan lahirnya liga putri di dua negara yang pernah ia tangani. “Ini malam yang besar untuk menyaksikan pertandingan perdana sekaligus menjadi bagian dari perayaan. Saya pernah melihat liga sepak bola putri di Kanada dan Selandia Baru dimulai, dan melihat hal serupa malam ini merupakan sesuatu yang menggembirakan,” ujarnya. Ia menilai kualitas permainan di lapangan sudah menunjukkan potensi besar yang akan terus berkembang seiring waktu.
Liga Putri Indonesia musim ini diikuti enam tim: Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi menggunakan sistem triple round robin, di mana setiap tim bertemu tiga kali, dengan jadwal yang direncanakan berlangsung hingga 30 Januari 2027, mencakup fase reguler, semifinal, hingga final dan pertandingan perebutan tempat ketiga.
Tak hanya melihat dari sisi profesional, Herdman juga membayangkan masa depan pribadinya. Ia berharap suatu hari nanti putrinya bisa bermain di kompetisi ini. “Saya memiliki seorang putri. Saya berharap suatu hari nanti dia bisa datang dan bermain di Indonesia,” kata pelatih asal Kanada itu, menunjukkan keyakinannya bahwa liga ini bukan sekadar turnamen, tapi fondasi bagi generasi perempuan Indonesia di masa depan.















