Sumbawanews.com,- Pembalap tim Aspar Moto2, David Alonso dan Daniel Holgado, terlibat konflik terbuka menjelang Moto2 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, akhir pekan ini. Ketegangan keduanya memuncak setelah Alonso mengkritik keras rekan setimnya, menyebut Holgado bukan sosok yang baik dan mengaku hubungan mereka sudah lama rusak—meski Holgado telah meminta maaf atas insiden di Mandalika. Alonso menegaskan bahwa senggolan di lintasan bukanlah akar masalah, melainkan simbol dari ketidakcocokan yang telah berlangsung sejak masa balap junior. Sementara itu, Holgado menanggapi dengan tenang, mengaku tetap menghormati Alonso dan memilih fokus pada persiapan balapan, menilai pernyataan lawannya mungkin terlontar karena emosi pasca-kejadian.
Insiden yang memicu ketegangan terjadi pada Moto2 Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, saat Alonso dan Holgado bersenggolan di tikungan pertama saat start, menyebabkan keduanya terjatuh. Holgado langsung meminta maaf, mengakui tanggung jawabnya: “Saya mengerem dan mendapati diri saya tepat di samping David; sayangnya, kami berdua terjatuh. Saya minta maaf,” ujarnya dikutip dari Crash. Namun, permintaan maaf itu tidak menyelesaikan masalah. Dalam wawancara dengan Dazn pada Kamis (22/10), Alonso menyatakan hubungan mereka “tidak ada, tidak ada chemistry di dalam tim, dan ini bahkan bukan sebuah tim.” Ia menekankan bahwa insiden di Mandalika hanyalah “hal yang paling kecil,” dan akar masalahnya jauh lebih dalam—berkaitan dengan karakter dan sikap Holgado di luar lintasan.
Holgado, di sisi lain, menolak menganggap hubungan mereka putus total. Ia menyatakan tetap menyapa Alonso seperti biasa dan menilai ucapan Alonso mungkin terlontar dalam momen emosional. “Saya punya hubungan yang baik dengannya, kami selalu begitu,” ujarnya. Ia juga menegaskan rasa hormatnya terhadap semua rival, termasuk Alonso, karena “kami mempertaruhkan nyawa setiap kali turun ke lintasan, semuanya demi memberikan tontonan kepada penggemar.”
Perselisihan ini menjadi sorotan besar menjelang balapan di Phillip Island, mengingat keduanya akan naik ke MotoGP pada 2027—Alonso bergabung dengan LCR Honda dan Holgado bergabung dengan Gresini Ducati. Konflik internal di tim Aspar tidak hanya mengganggu dinamika tim, tetapi juga menjadi bahan diskusi panas di kalangan penggemar menjelang akhir musim Moto2 2026.















