Home Berita Olah Raga Kobbie Mainoo Temukan Kesabaran di Tengah Puncak Kegelapan

Kobbie Mainoo Temukan Kesabaran di Tengah Puncak Kegelapan

Sumbawanews.com,- Gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, mengaku belajar makna kesabaran selama masa sulitnya di bawah pelatih Ruben Amorim, ketika ia jarang mendapat kesempatan bermain meski telah mencatatkan 40 penampilan, tanpa pernah tampil 90 menit penuh di Premier League pada paruh pertama musim lalu. Setelah sempat meminta dipinjamkan pada Agustus 2025 karena minimnya menit bermain—permintaan yang ditolak klub—Mainoo akhirnya kembali mendapat kepercayaan setelah Michael Carrick mengambil alih sebagai pelatih interim pada Januari 2026. Kini, ia siap membantu Setan Merah menghadapi Atletico Madrid dalam laga Liga Champions, setelah kembali menjadi pilar utama di bawah asuhan Carrick.

Mainoo, yang pernah mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Manchester City di final Piala FA 2024 di era Erik ten Hag, mengakui bahwa masa-masa di pinggir lapangan bukanlah waktu yang mudah. Ia tidak tahu kapan kesempatan akan kembali datang, tetapi ia memilih fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan: rutinitas harian, kebugaran, dan disiplin di luar lapangan. Dalam wawancara dengan mantan gelandang legendaris Clarence Seedorf menjelang laga melawan Atletico Madrid, Mainoo mengatakan, “Saya belajar banyak hal di luar lapangan, seperti kesabaran. Pengalaman itu banyak membantu saya membangun rutinitas. Saya hanya bisa mengendalikan hal-hal yang memang bisa saya kendalikan, yaitu rutinitas dan apa yang saya lakukan di luar lapangan agar tetap tajam dan berusaha menjaga kebugaran. Saya rasa hal itu juga sangat membantu saya dalam hal kedisiplinan.”

Kesempatan itu benar-benar datang setelah Carrick memasukkannya ke starting XI dalam derbi Manchester, sejak saat itu Mainoo terus menunjukkan performa konsisten hingga menjadi pilihan utama. “Tidak, itu tidak mudah. Ketika Anda tidak bermain, musim terasa panjang dan bahkan ketika Anda tidak melihat kapan situasi itu akan berakhir, Anda harus terus berlatih dan bekerja seolah-olah pertandingan berikutnya adalah kesempatan Anda,” ujar Mainoo. “Jadi, itulah hal terpenting, yaitu tetap siap.”

Dengan kembalinya ke formasi utama, Mainoo kini menjadi simbol ketahanan mental di tengah tekanan besar di Manchester United. Ia bukan hanya menunggu kesempatan—ia membangunnya, satu hari, satu latihan, satu keputusan disiplin sekaligus.

Previous articleMan Utd Tantang Atletico di Kandang, Cedera dan Ketidakpercayaan Menanti
Next articleTimnas Futsal Indonesia Langsung Hadapi Brasil di Pembuka Copa das Nações 2026