Sumbawanews.com,- Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, memuji habis-habisan dua pemain naturalisasi baru, Mitchell Baker dan Luke Vickery, menjelang laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 25 September 2026. Diks menilai kedua pemain tidak hanya membawa kualitas teknis tinggi, tetapi juga mentalitas dan sikap luar biasa yang memperkuat kekompakan skuad Garuda.
Dalam wawancara di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Selasa, 22 September 2026, bek asal Borussia Mönchengladbach itu mengatakan bahwa Baker dan Vickery menunjukkan komitmen tinggi bahkan sebelum resmi memakai seragam Indonesia. “Saya hanya bisa mengatakan hal-hal positif tentang mereka. Sikap mereka sangat positif. Bahkan saat mereka berlatih bersama kami sebelum bisa bermain untuk Indonesia, mereka menunjukkan sikap dan karakter yang sangat baik,” ujar Diks. Ia menambahkan, kerendahan hati dan keterbukaan keduanya dalam menerima masukan membuat proses adaptasi di bawah pelatih John Herdman berjalan mulus. “Mereka juga memiliki talenta yang besar. Mereka sangat terbuka terhadap masukan dan keinginan untuk belajar. Saya bahkan hampir tersenyum saat membicarakan mereka. Mereka adalah pribadi yang baik, jadi saya senang dengan kehadiran mereka.”
Sebagai kapten pengganti Jay Idzes yang cedera, Diks menegaskan bahwa tim memiliki target jelas: meraih gelar juara. “Ya, kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami memiliki misi, dan kami memiliki pola pikir, fokus, serta tujuan yang jelas. Semuanya sudah jelas bagi kami, jadi tidak ada keraguan lagi.” Namun, ia mengingatkan seluruh pemain untuk tetap rendah hati. “Menurut saya, mereka semua adalah tim yang bagus. Jadi, kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan yang kompetitif, dan kami tetap fokus. Namun, kami menjalaninya satu per satu dan kini fokus pada pertandingan pertama.”
Laga pembuka melawan Singapura menjadi ujian awal bagi Garuda dalam upaya meraih trofi ASEAN Cup 2026, sementara rivalitas sengit dengan Malaysia tetap menjadi dinamika yang diwaspadai, meski belum menjadi fokus utama dalam persiapan saat ini.















