Sumbawanews.com,- Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menegaskan komitmennya untuk terus berjuang mempertahankan peluang gelar juara dunia MotoGP 2026 hingga seri terakhir, meski kini tertinggal 44 poin dari Marc Marquez. Martin, yang masih dalam proses pemulihan dari cedera, mengakui bahwa kendali perburuan titel saat ini berada di tangan sang rival. “Tentu saja, Marc adalah satu-satunya pembalap yang bisa memenangkannya atau menggagalkannya,” ujarnya, seperti dikutip dari Crash. Ia mengharapkan Marquez tidak meraih kemenangan di MotoGP Qatar 2026, meski ia sendiri belum berada dalam kondisi 100 persen fit—meski mengaku lebih baik dibanding pekan sebelumnya.
Martin tetap percaya bahwa dalam olahraga, segala kemungkinan masih terbuka. “Segalanya bisa saja terjadi di olahraga ini dan kami akan mencoba melakukan yang terbaik,” tegasnya. Untuk menjadi juara dunia, Marquez perlu memperlebar selisih poin menjadi 74 poin atas peringkat kedua—baik Martin maupun Marco Bezzecchi. Jika capaian itu terwujud di Qatar, maka gelar akan resmi menjadi miliknya, karena selisih poin tak lagi bisa dikejar dalam dua seri tersisa, ditambah keunggulan Marquez dalam jumlah kemenangan seri dibanding dua pesaing utamanya. Dalam satu seri, poin maksimal yang bisa diraih seorang pembalap adalah 37, hasil dari kemenangan di sprint race dan race utama.















