Sumbawanews.com,- Pada Rabu, 21 Oktober 2026, suporter Persija Jakarta, Jakmania, membentangkan spanduk bertuliskan “All Eyes on Karhutla” selama laga melawan Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dalam kompetisi Super League. Aksi simbolis itu langsung viral di media sosial setelah petugas steward meminta spanduk diturunkan dengan alasan takut terkena sanksi denda. Rekaman video yang diunggah akun Instagram @jakmania_dukuhzamrud pada 23 Oktober 2026 menunjukkan dialog antara Jakmania dan petugas yang mengaku hanya menjalankan instruksi panitia, tanpa bisa menjelaskan dasar hukum atau aturan spesifik yang dilanggar. Jakmania menegaskan spanduk itu tidak mengandung ujaran kebencian atau provokasi, hanya seruan kepedulian lingkungan. Reaksi warganet pun membanjiri media sosial, dengan banyak yang menandai PSSI dan Erick Thohir, mempertanyakan mengapa aksi kemanusiaan justru dilarang. Sementara itu, pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta, mengungkap adanya indikasi kuat keterlibatan sejumlah perusahaan asing dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian meresahkan di berbagai wilayah Indonesia. Belum ada kepastian resmi dari panitia laga apakah ada sanksi denda yang diterapkan terkait spanduk tersebut.
Home Berita Olah Raga Jakmania Ditarik Spanduk Karhutla, Presiden Prabowo Sebut Ada Perusahaan Asing yang Diduga...















