Sumbawanews.com,- Pertandingan Timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9/2026), menjadi sorotan utama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, dengan legenda sepak bola Malaysia, Safee Sali, memberikan peringatan tajam bagi skuad Harimau Malaya. Safee, yang pernah menjadi momok menakutkan bagi Indonesia dan Vietnam di masa kejayaannya, menekankan bahwa tantangan terbesar bukan hanya dari kekuatan teknis lawan, melainkan tekanan psikologis dari atmosfer suporter tuan rumah yang luar biasa. Ia mengingatkan para pemain Malaysia untuk tetap tenang dan fokus, meski berada di tengah gemuruh ribuan suporter Garuda.
Safee, yang pernah dievakuasi menggunakan kendaraan taktis Barracuda usai final Piala AFF 2010 di stadion yang sama, justru menyimpan kenangan manis di sana—kala ia mencetak gol dan membawa Malaysia menang agregat 4-2. Pengalaman itu membuatnya memahami betul bagaimana suara sorak dan tekanan emosional bisa menggoyahkan mental pemain. “Mental para pemain harus benar-benar siap menghadapi segala tekanan suporter di sana karena atmosfernya sangat khas; nikmati suasananya, namun tetap utamakan fokus pada target kemenangan dan taktik tim,” ujarnya, dikutip dari The Thao 247.
Di sisi lain, Safee menaruh kepercayaan tinggi pada Harimau Malaya setelah kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bangladesh di laga pembuka. Ia menilai kekompakan tim yang terbentuk dari kedekatan antar-pemain di level klub menjadi kekuatan besar yang terbawa ke tim nasional. “Mereka bermain sangat baik. Ada chemistry yang kuat karena mereka sudah terbiasa bermain bersama di level klub, sebuah kekompakan yang terbawa hingga ke tim nasional. Ini adalah pertanda positif yang membuat saya semakin yakin akan kemampuan tim untuk mencapai final,” tambahnya.
Namun, ia mengingatkan agar tim tidak terlena. Menurut Safee, kemenangan awal hanyalah batu loncatan—ujiannya yang sesungguhnya adalah Indonesia, lawan yang jauh lebih berat. Hasil laga ini akan menentukan arah persaingan di Grup A, dan dipantau ketat oleh negara-negara tetangga seperti Vietnam, yang juga berkepentingan atas kelanjutan turnamen. Kedua tim dipastikan akan menggelontorkan seluruh kemampuan demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.















